Dukung Program Hilirasi Industri Pemerintah, STANIA dan Asahi Solder Jalin Kemitraan

3 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM — PT Solder Tin Andalan Indonesia (STANIA), anak usaha PT Arsari Tambang, dan Singapore Asahi Chemical & Solder Industries Pte Ltd. (Asahi Solder) sepakat memperkuat hilirisasi industri timah Indonesia melalui pengembangan produk solder bernilai tambah, penguatan teknologi dan kualitas, serta perluasan akses pasar.

Kesepakatan ini tertuang dalam penandatanganan MoU berlangsung di pabrik STANIA di Batam dengan tema “Strengthening Indonesia’s Downstreaming Industry through Strategic Partnership” atau “Memperkuat Hilirisasi Industri Timah Indonesia melalui Kemitraan Strategis.”

STANIA merupakan bagian dari ekosistem hilirisasi timah PT Arsari Tambang yang terintegrasi dari pertambangan hingga produk hilir.

Pabrik STANIA di Batam diresmikan pada Juli 2025 dengan kapasitas awal 2.000 ton per tahun dan saat ini memproduksi solder bar, serta mengembangkan produk solder bernilai tambah lebih tinggi.

Direktur Utama PT Arsari Tambang sekaligus Wakil Presiden Direktur Arsari Group, Aryo P S Djojohadikusumo, mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari visi besar Arsari Group untuk membangun ekosistem industri masa depan Indonesia.

Dia menjelaskan STANIA merupakan bagian dari Arsari Tambang, yang merupakan sub-holding dari Arsari Group,

Karena itu, kerja sama hari ini bukan hanya tentang pengembangan produk solder, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun rantai nilai yang menghubungkan sumber daya alam, material bernilai tambah, manufaktur, hingga teknologi masa depan.

Arsari Group, kata dia, saat ini mengembangkan ekosistem teknologi dan artificial intelligence (AI) mealie RAIA Grid, yang mencakup connectivity, fiber, data center, cloud, high-performance computing, hingga AI. Arsari Group juga tengah mempersiapkan kemampuan GPU assembly di Indonesia.

Menurut Aryo, pengembangan ekosistem tersebut membutuhkan industri dan supply chain pendukung.

“Kami ingin melihat timah Indonesia terus bergerak naik dalam rantai nilai—dari komoditas menjadi material bernilai tambah, kemudian terhubung dengan industri electronic manufacturing dan pada akhirnya mendukung ekosistem teknologi dan AI yang sedang dibangun di Indonesia.”

Asahi Solder merupakan perusahaan multinasional asal Singapura yang memiliki pengalaman dalam soldering dan electronic interconnect materials, dengan produk yang digunakan dalam berbagai aplikasi industri elektronik.

Pemilik dan Direktur Utama (Managing Director) Singapore Asahi Chemical & Solder Industries Pte Ltd, Vincent Kho, menyambut kemitraan tersebut sebagai peluang untuk menggabungkan kapabilitas manufaktur lokal STANIA dengan pengalaman dan teknologi Asahi.

“Kami menyambut baik terjalinnya kemitraan strategis dengan STANIA,” kata dia.

Dia mengatakan, Indonesia memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan industri hilir timah.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |