Hanya Andalkan Curah Hujan, 14 Ribu Hektare Lahan Sawah di KBB Rentan Kekeringan Jelang El Nino

4 hours ago 2

Sawah kekeringan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Sektor pertanian di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat menghadapi potensi kekeringan menghadapi kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino yang diprediksi bakal terjadi tahun ini. Pemkab Bandung Barat kini fokus tidak hanya pada penguatan infrastruktur air, tetapi juga gencar melakukan penyesuaian teknis budidaya untuk menjaga produksi pangan. 

Berdasarkan hasil pemetaan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, lahan baku sawah (LBS) di Kabupaten Bandung mencapai 18.093 hektare. Dari total luasan sawah itu, hanya 3.737 hektare yang teraliri dari irigasi. Sedangkan 14.356 hektare sawah tadah hujan (STH) atau mengandalkan air hujan.

"Dari total lahan baku sawah seluas 18.093 hektare, hanya sekitar 20 persen yang memiliki sistem irigasi, sementara sisanya sangat bergantung pada curah hujan," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian KBB, Lukmanul Hakim saat dikonfirmasi, Ahad (3/5/2026).

Menurutnya, kondisi ini menjadi tantangan serius bagi daerah yang sejak 2014 telah mencapai swasembada pangan dan terus menyumbang produksi beras nasional. Pada 2025, produksi padi Bandung Barat tercatat mencapai 274.221 ton atau setara 147.424 ton beras.

Menghadapi situasi tersebut, pemerintah mendorong penyesuaian teknis budidaya sebagai langkah cepat dan adaptif di tingkat petani. Salah satunya dengan penggunaan varietas tahan kering seperti padi Inpago 8, jagung Bisi 18, dan cabai Dewata 43.

Selain itu, petani juga diarahkan menerapkan teknik hemat air seperti penggunaan mulsa untuk menjaga kelembaban tanah, serta mengatur ulang jadwal tanam agar fase kritis tanaman tidak terjadi saat puncak kemarau. 

"Pola tanam juga kami sesuaikan. Di wilayah rawan, petani dianjurkan mengganti padi dengan palawija yang lebih hemat air," ucap Lukmanul.

Upaya mitigasi diperkuat melalui pendampingan intensif oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT), termasuk pemetaan wilayah rawan kekeringan dan sosialisasi prediksi cuaca dari BMKG.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |