Ririn Nur Febriani (44 tahun), jurnalis asal Kota Cimahi yang menjadi Petugas Haji dari Jawa Barat.
REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Mimpi Ririn Nur Febriani (44 tahun), jurnalis asal Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat, menjadi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) akhirnya terwujud. Ia diterbangkan pada Jumat (17/4/2026) dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten bersama ratusan petugas haji lainnya ke Tanah Suci. Ia berkirim pesan via WhatsApp mengabarkan keberangkatannya sekitar pukul 16.19 WIB.
Perjalanan Ririn menjadi petugas haji yang sudah lama idamkan tentunya tidak mudah dan penuh tantangan bahkan harus diawali dengan kegagalan. Motivasinya tentu saja ingin menjadi pelayan tamu Allah SWT di Tanah Suci Makkah. Ia pertama kali mengikuti seleksi di musim haji tahun 2022 namun harus gagal.
"Minat jadi petugas haji sejak 2022. Tahun 2023 ikut, gagal lagi, tahun 2024 enggak ikut karena enggak dapat rekomendasi dari kantor," kata Ririn saat berbincang dengan Republika.
Namun kegagalan itu tak membuat jurnalis Pikiran Rakyat itu berkecil hati. Meski sempat pesimis karena setiap media dibatasi maksimal dua orang, tetapi Ririn memberanikan diri meminta rekomendasi lagi untuk mendaftar dan mengikuti seleksi menjadi PPIH untuk musim haji 2026.
Restu dari tempatnya bekerja akhirnya terbit sehingga ia langsung mengurus ragam persyaratan. Usai lolos dalam tahap administrasi, Ririn pun mengikuti seleksi pada 18 Desember 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Total ada sekitar 5.000 orang peserta yang ikut tes, sedangkan dari kalangan jurnalis ada sekitar 180-190 orang peserta.
"Tes dengan sistem CAT sampai wawancara. Abis itu tinggal menunggu pengumuman lama lumayan. Waktu itu sempat mengikhlaskan diri mungkin belum waktunya," ujar Ririn.

12 hours ago
4

















































