REPUBLIKA.CO.ID, CIAMIS – Bank Indonesia Perwakilan Tasikmalaya bersama Pemerintah Kabupaten Ciamis meluncurkan Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) di Rest Area Karangkamulyan, Jumat (5/6/2026). Peresmian ini menjadi pembuka rangkaian JAZIRAH (Jalinan Sinergi Ekonomi Syariah Priangan Timur) x Ciamis Creative Expo (CCE) 2026 yang digelar dalam rangka HUT ke-384 Kabupaten Ciamis.
Kepala BI Tasikmalaya Laura Rulida menegaskan JAZIRAH x CCE adalah sinergi untuk memperkuat ekosistem UMKM penopang pariwisata ramah muslim.
"Bank Indonesia Tasikmalaya mendukung penguatan ekosistem UMKM untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dalam sektor pariwisata ramah muslim di Kabupaten Ciamis. Hari ini kita resmikan Zona KHAS Rest Area Karangkamulyan sebagai Zona KHAS pertama di rest area non tol di Indonesia," ujar Laura.
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, sertifikasi halal bukan sekadar label, melainkan kebutuhan dasar masyarakat Ciamis.
"Lebih dari 98 persen warga Ciamis adalah Muslim. Sertifikat halal sangat diperlukan agar masyarakat dan wisatawan yang datang merasa tenang, aman, dan nyaman," kata Herdiat.
Dengan peresmian Zona KHAS ini, Ciamis memposisikan diri sebagai pionir wisata halal berbasis rest area di jalur selatan Jawa Barat, sekaligus memperkuat Priangan Timur sebagai episentrum ekonomi syariah yang bertumpu pada UMKM, budaya, dan pariwisata.
15 UMKM Tersertifikasi
Deputi Direktur Inkubasi Bisnis Syariah KNEKS Helma Agustiawan menjelaskan, Zona KHAS Karangkamulyan saat ini menaungi 15 UMKM kuliner yang telah memenuhi tiga pilar utama. Seluruh UMKM kini sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) yang difasilitasi Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP).
UMKM juga telah mengantongi Sertifikat Halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dengan pendampingan Pusat Halal Salman, serta dinyatakan Aman dan Sehat setelah pembinaan Dinas Kesehatan dan Puskesmas.
Helma juga mendorong agar potensi budaya dihidupkan kembali di Karangkamulyan, mencontoh praktik di Nyawang Bulan Kabupaten Bandung dan wisata Baduy Dalam.
"Pemerintah sudah membangun infrastrukturnya. Tinggal masyarakat dan komunitas yang mengisi ruhnya dengan atraksi budaya leluhur. Ini yang akan membuat pariwisata ramah muslim Ciamis punya pembeda, tidak hanya alamnya indah tapi budayanya hidup," ujar Helma.
Rangkaian Acara Hingga 7 Juni
JAZIRAH x CCE 2026 akan berlangsung tiga hari mulai 5 hingga 7 Juni. Pada hari pertama, Jumat (5/6/2026) digelar Talkshow Destinasi Ramah Muslim dan talkshow Pesantren Berdaya.
Area Amphitheater sebagai pusat acara ini juga menampilkan Modest Fashion Show UMKM bersama Mojang Jajaka Ciamis dan penampilan Kolotik SMAN 1 Ciamis. Rangkaian lainnya meliputi pameran UMKM, lomba marawis, lomba rangking 1, final lomba desain, hingga gebyar senam masal.
Panitia akan menghadirkan publik figur Risty Tagor pada sesi inspirasi usaha. Acara akan ditutup dengan Tabligh Akbar bersama Ustaz Riza Muhammad pada Ahad (7/6/2026).

3 hours ago
3

















































