Jelang Brasil Vs Jepang, Ancelotti Sebut Samurai Biru Masuk Level Tim Terbaik Dunia

2 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih tim nasional Brasil Carlo Ancelotti melontarkan pujian kepada Jepang menjelang pertemuan kedua tim pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Juru taktik asal Italia itu menilai Samurai Biru kini menjadi salah satu tim terbaik di dunia.

Karena itu, ia mengharapkan anak asuhnya tampil dengan fokus penuh untuk mengamankan tiket ke babak berikutnya. Duel kedua tim akan berlangsung di Stadion Houston, Selasa (30/6/2026) pukul 00.00 WIB.

Selecao datang ke fase gugur dengan modal sebagai juara Grup C. Meski berstatus unggulan, Don Carlo menegaskan timnya tidak akan memandang sebelah mata kekuatan lawan yang tampil konsisten sepanjang turnamen.

"Merupakan pengalaman yang baik mengetahui bahwa Jepang adalah salah satu tim terbaik di dunia," kata Ancelotti kepada wartawan, dikutip dari ndtv, Senin (29/6/2026).

"Kami sangat menghormati mereka dan akan mempersiapkan pertandingan ini seperti sebuah final, karena bagi kami ini memang final."

Ancelotti mengatakan atmosfer pertandingan fase gugur selalu berbeda dibandingkan penyisihan grup. Menurut dia, tidak ada ruang untuk melakukan kesalahan karena satu hasil buruk akan langsung mengakhiri perjalanan sebuah tim di turnamen.

Ancelotti wajar waspada. Sebab, tim asuhannya merasakan pahitnya ditaklukkan Jepang, walaupun dalam laga uji coba. Pada 14 Oktober 2025, Brasil yang sudah unggul dua gol harus mengakui keunggulan Jepang 2-3 setelah serangkaian blunder di lini belakang dan kegagalan menuntaskan peluang gol. Ini satu-satunya kemenangan Jepang dari Brasil dari 14 pertemuan pada laga persahabatan dan Piala Dunia sejak 1989.

Ancelotti memastikan para pemain Brasil telah memahami besarnya tantangan yang akan dihadapi. Karena itu, seluruh persiapan difokuskan agar Selecao mampu menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan.

Pelatih berusia 67 tahun itu juga mengingatkan anak asuhnya agar siap menghadapi segala kemungkinan, termasuk jika pertandingan harus berlanjut hingga babak perpanjangan waktu maupun adu penalti.

"Kami membutuhkan mental yang kuat dan hati yang tangguh. Kami harus siap menghadapi apa pun yang bisa terjadi dalam pertandingan fase gugur, seperti perpanjangan waktu atau adu penalti. Tim ini siap, termotivasi, dan percaya diri. Namun, setiap pertandingan di turnamen ini sangat sulit," ujar Don Carlo.

Di tengah persiapan menghadapi Jepang, Brasil juga menerima kabar positif mengenai kondisi Neymar. Ancelotti mengungkapkan penyerang berusia 34 tahun itu menunjukkan perkembangan signifikan dalam pemulihan cederanya dan kini siap bermain lebih lama dibandingkan sebelumnya.

Neymar sempat absen pada dua pertandingan awal Piala Dunia sebelum tampil sebagai pemain pengganti pada menit-menit akhir saat Brasil mengalahkan Skotlandia 3-0 pada laga terakhir fase grup. Pasukan Samba menutup Grup C sebagai pemuncak klasemen sekaligus memperpanjang catatan impresif dengan selalu menjadi juara grup dalam 12 edisi Piala Dunia secara beruntun.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |