Jembatan Garuda Permudah Akses Warga Pinggiran Banjarmasin-Banjar

4 hours ago 1
Jembatan Garuda Permudah Akses Warga Pinggiran Banjarmasin-Banjar Ilustrasi(MI/DENNY SUSANTO)

SETELAH puluhan tahun terisolasi dan hanya mengandalkan transportasi sungai, ribuan warga di Kelurahan Basirih Ujung, Kota Banjarmasin dan Desa Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar kini dapat menikmati kemudahan akses penghubung dua wilayah dengan diresmikannya Jembatan Garuda.

Jembatan Garuda diresmikan Presiden RI, Prabowo Subianto serentak bersama ribuan jembatan dan titik air bersih di berbagai daerah secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (14/8). Presiden Prabowo menekankan bahwa pembangunan jembatan dan sumber air bersih merupakan bagian dari pengabdian TNI dan Polri kepada masyarakat. Presiden meminta agar infrastruktur yang telah dibangun dijaga dan dirawat sehingga manfaatnya dapat berlangsung dalam jangka panjang.

Bagi warga Basirih Selatan dan Aluh-aluh keberadaan Jembatan Garuda bukan sekadar penghubung dua sisi kawasan, juga memudahkan akses transportasi bagi anak-anak ke sekolah, petani dan warga lainnya  menjalankan aktivitas keseharian yang selama ini mengandalkan sungai. 

“Jembatan ini merupakan akses vital bagi masyarakat, terutama anak-anak sekolah dan aktivitas ekonomi harian. Kami targetkan pengerjaan selesai dalam tiga bulan, bahkan diupayakan lebih cepat agar manfaatnya segera dirasakan,” ungkap Wali Kota Banjarmasin, M Yamin, Sabtu (15/8).

Pada kegiatan peresmian tersebut, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI, Zainul Arifin mengatakan keberadaan jembatan di Banjarmasin diharapkan memberi dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat. “Dengan hadirnya jembatan ini kita harap dapat mempermudah akses transportasi, perekonomian, pendidikan hingga pengembangan usaha lainnya bagi masyarakat," ujarnya.

Pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan TNI untuk membuka akses masyarakat di berbagai wilayah.  Selain jembatan Basirih, TNI juga membangun jembatan dan akses air bersih pada 16 titik di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.

Peresmian jembatan ini mendapat sambutan antusias warga sekitar. Mahmudah,38, warga Handil Bujur, Basirih mengungkapkan kegembiraannya atas pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat. “Tentu kami sangat senang sekali dengan adanya jembatan yang sangat berarti untuk akses penyeberangan anak-anak sekolah, para petani dan aktivitas lainnya, ini sangat membantu,” ujarnya.

Jembatan Garuda menggantikan lama yang sudah rusak dan tidak bisa lagi digunakan sejak puluhan tahun.
“Kami apresiasi dan berterima kasih atas dibangunnya jembatan ini, yang sudah lama, puluhan tahun tidak dilirik dan rusak,” kata Rahimah sembari mengatakan jembatan ini akan sangat membantu kelancaran aktivitas dan ekonomi warga.

Senada disampaikan Ahmad,43 warga perbatasan Basirih Selatan Ujung yang menilai keberadaan Jembatan Garuda akan mempermudah mobilitas masyarakat. Sebelumnya kondisi wilayah pinggiran Kota Banjarmasin dan perbatasan Kabupaten Banjar ini, cukup ironi karena keterbatasan akses sehingga menyebabkan ribuan warga hidup dalam keterisolasian di daerah berdekatan dengan kota. (H-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |