Rudal Khorramshahr-4 diluncurkan oleh IRGC.
REPUBLIKA.CO.ID,TEHERAN — Komando militer Israel menyatakan, pesawat tempur mereka telah meluncurkan serangkaian serangan ke wilayah barat dan tengah Iran pada Senin(8/6/2026) pagi waktu setempat. Beberapa jam setelah insiden tersebut, sirene peringatan bahaya langsung berbunyi di seluruh wilayah pendudukan Palestina menyusul adanya serangan rudal balasan.
Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran mengonfirmasi bahwa wilayah kedaulatan mereka telah menjadi target agresi Israel. IRGC menyebut rezim Israel menggunakan rudal balistik yang diluncurkan dari udara (air-launched ballistic missiles) dari luar wilayah udara Iran.
Rangkaian ledakan dilaporkan terdengar di sejumlah kota besar Iran, termasuk Teheran, Tabriz, Isfahan, dan Karaj. Menurut laporan Channel 12 Israel, Bandara Internasional Mehrabad di Teheran turut menjadi sasaran bom dalam gelombang serangan tersebut.
Secara terpisah, media Iran melaporkan bahwa serangan Israel juga menghantam Perusahaan Petrokimia Karoun Mahshahr di Provinsi Khuzestan, yang menyebabkan kerusakan pada fasilitas di lokasi tersebut. Sementara itu, koresponden Al Mayadeen di Baghdad melaporkan adanya suara ledakan yang belum diketahui sumbernya terdengar di ibu kota Irak.
Setelah gelombang serangan Israel berakhir, media-media Israel melaporkan bahwa status kewaspadaan telah ditingkatkan di Tel Aviv dan wilayah selatan guna mengantisipasi serangan balasan lanjutan. Rentetan peristiwa ini merupakan kelanjutan dari respons Iran atas agresi Israel di Lebanon serta aksi penyitaan kapal di dekat Selat Hormuz.
Tel Aviv kembali dihantam rudal
Pada pukul 05.56 pagi waktu setempat, sirene peringatan bahaya berbunyi di wilayah tengah pendudukan Israel, yang menurut komando militer setempat merupakan serangan rudal yang diluncurkan dari Yaman.
Tak lama berselang, pada pukul 07.00 pagi waktu setempat, otoritas Israel melaporkan gelombang baru serangan rudal telah diluncurkan dari Iran menuju wilayah tengah dan selatan pendudukan, yang memicu sirene serangan udara di berbagai wilayah.

11 hours ago
6

















































