(Dokpri)
DINAS Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar terus melakukan pemantauan intensif di bekas lokasi kebakaran lahan kosong di kawasan Tallasa City, Kecamatan Tamalanrea, Sulawesi Selatan. Kebakaran yang menghanguskan sekitar 5.000 meter persegi semak belukar tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan bangunan.
Kepala Dinas Damkarmat Makassar, Fadli Wellang, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada Senin (24/8) malam sekitar pukul 18.35 Wita. Pihaknya segera mengerahkan tiga armada ke lokasi setelah menerima laporan warga.
"Yang terbakar ialah rumput dan semak-semak di lahan kosong seluas kurang lebih 5.000 meter persegi. Kobaran api sempat terlihat besar karena lokasi minim penerangan dan terjadi pada malam hari, sehingga sempat membuat warga heboh," ujar Fadli di Makassar, Selasa (25/8).
Fadli menambahkan, material rumput kering yang tinggi memicu api merambat dengan cepat. Namun, berkat kesigapan 14 personel yang terdiri dari 10 petugas pemadam dan empat personel rescue, api berhasil dikuasai sekitar pukul 20.30. Seluruh personel meninggalkan lokasi pada pukul 20.40 setelah memastikan kondisi benar-benar aman.
"Penanganannya cepat karena lahan kosong dan tidak ada kendala berarti. Setelah api dikuasai, petugas melakukan penanganan lanjutan untuk memastikan tidak ada titik api yang dapat kembali memicu kebakaran," imbuhnya.
Manajemen Pastikan Kawasan Aman
Secara terpisah, manajemen FKS Land selaku pengelola kawasan kota mandiri Tallasa City menegaskan bahwa kondisi saat ini sepenuhnya kondusif. Insiden tersebut dipastikan terisolasi hanya pada hamparan lahan kosong milik PT Parangloe Indah dan tidak menjangkau area permukiman, fasilitas komersial, maupun aset warga.
Makassar Operations Sub Division Head FKS Land, Yus Tinus Iwan Kurnianto, mengapresiasi kolaborasi solid antara tim internal kawasan dengan Damkarmat Makassar. Menurut catatan manajemen, proses pemadaman hingga pendinginan (cooling down) tuntas pada pukul 21.00.
"Kami ingin meyakinkan kepada seluruh penghuni dan pengunjung bahwa Tallasa City saat ini 100% aman. Titik api murni hanya membakar area rumput kering di lahan kosong dan sama sekali tidak menjangkau area bangunan," tegas Yus Tinus.
Pihak pengelola juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat menghadapi dinamika cuaca kering. Saat ini, seluruh aktivitas operasional dan warga di salah satu kawasan terpadu terbesar di Makassar tersebut telah kembali berjalan normal. (Ant/I-2)












































