HALO MUSAFIR
Agama | 2026-06-19 15:15:47
Dok. Istimewa. Kpr.
MEULABOH, 19/06/26. Khatib Jumat Masjid Agung Meulaboh, Aceh Barat, Dr. Khairul Azhar, menekankan bahwa makna hijrah di era digital saat ini bukan lagi perpindahan fisik, melainkan upaya meninggalkan larangan Allah, khususnya dalam menjaga lisan dan tindakan di ruang maya.
Dalam khutbah Jumat yang disampaikan, Dr. Khairul Azhar mengutip hadis Nabi Muhammad SAW tentang karakter sejati seorang muslim. “Muslim yang sejati adalah yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya,” ujarnya.
Beliau mengumpamakan nilai seorang muslim yang bertakwa seperti botol berisi parfum atau madu terbaik. Semakin berkualitas isi di dalamnya, semakin tinggi pula nilainya di sisi Allah SWT.
“Hijrah kita hari ini adalah bagaimana kita menjaga lisan dan tangan agar tidak menyakiti orang lain, serta mampu memfilter keburukan era digital seperti berita palsu dan konten merusak,” tambah Dr. Khairul Azhar yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Barat.
Di akhir khutbah, beliau mengajak jamaah menjadikan momentum tahun baru ini sebagai refleksi niat untuk perbaikan diri, perbaikan masyarakat, dan bekal menuju akhirat.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

2 hours ago
2












































