REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) secara bulat kembali menyatakan dukungannya kepada Presiden FIFA Gianni Infantino untuk maju dalam pemilihan presiden FIFA pada Maret 2027. Dukungan tersebut disampaikan di tengah tekanan terhadap Infantino terkait kontroversi rencana komersialisasi hak Piala Dunia.
Presiden CAF Patrice Motsepe menegaskan, pihaknya menyambut baik komitmen FIFA untuk melakukan peninjauan terhadap proses yang sebelumnya memicu kontroversi. Namun, ia sekaligus mengingatkan pentingnya tata kelola yang baik dan transparansi dalam sepak bola dunia.
"CAF menyambut dan mendukung 'Pembaruan Bersama' oleh Presiden FIFA Gianni Infantino dan Sekretaris Jenderal Mattias Grafstrom," kata Motsepe dalam pernyataan yang dikutip Reuters, beberapa waktu lalu.
Ia menegaskan CAF akan terus bekerja sama dengan FIFA, asosiasi anggota, konfederasi sepak bola lainnya, serta para pemangku kepentingan untuk memastikan tata kelola, proses yang semestinya, transparansi, dan praktik terbaik global tetap dijalankan.
"CAF berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan FIFA, asosiasi anggotanya, konfederasi sepak bola lainnya, dan pemangku kepentingan untuk melindungi dan mematuhi tata kelola, proses yang semestinya, dan praktik terbaik global terkait transparansi," ujar Motsepe.
Sikap CAF menjadi kontras dengan posisi UEFA yang sebelumnya menyatakan komitmennya untuk melakukan boikot terhadap kegiatan FIFA selama Infantino masih menjabat sebagai presiden. CAF justru memberikan dukungan penuh kepada Infantino menjelang pemilihan presiden FIFA tahun depan.
Dengan 54 asosiasi anggota FIFA, CAF merupakan salah satu blok suara terbesar dalam organisasi sepak bola dunia. Mayoritas anggota CAF selama ini dikenal memberikan dukungan kuat kepada Infantino sejak ia terpilih sebagai presiden FIFA pada 2016.
"Komite Eksekutif CAF dengan suara bulat menegaskan kembali dukungannya kepada Presiden FIFA Gianni Infantino dan berterima kasih kepadanya atas dukungannya terhadap sepak bola Afrika selama bertahun-tahun," kata CAF.
Dukungan tersebut juga telah disuarakan sejumlah tokoh penting sepak bola Afrika. Wakil Presiden CAF Fouzi Lekjaa dari Maroko serta anggota Dewan FIFA Hany Abo Rida dari Mesir, Hamidou Djibrilla dari Niger, dan Ahmed Yahya dari Mauritania sebelumnya menyatakan dukungan mereka kepada Infantino.
Presiden Federasi Sepak Bola Republik Demokratik Kongo (FECOFA) yang baru terpilih, Veron Mosengo-Omba, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal CAF, turut menyampaikan dukungannya.
Motsepe sendiri telah lama menunjukkan kedekatan dan dukungannya terhadap Infantino. Beberapa hari sebelum kontroversi rencana penjualan hak komersial Piala Dunia mencuat, Motsepe bahkan secara terbuka menyatakan dukungannya kepada orang nomor satu FIFA tersebut.
"Saya pribadi mendukung Gianni Infantino. Dia bukan hanya teman baik. Dia teman yang setia. Dia setia kepada Afrika," kata Motsepe.
Infantino kini menghadapi tekanan setelah rencana pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE) dan penjualan sebagian hak komersial Piala Dunia masa depan menuai penolakan dari sejumlah federasi. Rencana tersebut kemudian dibatalkan.

5 hours ago
5














































