Krisis air bersih semakin meluas membuat BPBD Kabupaten Tasikmalaya berupaya memasok kebutuhan air bersih kepada 46.993 jiwa terdampak 38 Desa tersebar di 23 Kecamatan.(MI/Kristiadi)
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat memasok air bersih diperuntukkan bagi 11.095 Kepala Keluarga (KK) atau 46.993 jiwa terdampak krisis air bersih di 38 Desa tersebar 23 Kecamatan. Krisis air semakin meluas, dipicu adanya perubahan iklim hingga kerusakan lingkungan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Roni AKS mengatakan, krisis air di wilayahnya makin meluas di 38 Desa tersebar 23 Kecamatan. Namun, memasok air secara gratis dilakukan kepada 11.095 Kepala Keluarga (KK) atau 46.993 jiwa lantaran bencana El Nino tahun ini makin kering.
"Petugas BPBD bersama Damkar selama bencana El Nino memasok air bersih ke berbagai pelosok pedesaan dilakukannya secara gratis diperuntukkan bagi 11.095 Kepala Keluarga (KK) atau 46.993 jiwa terdampak krisis air. Akan tetapi, berbagai upaya terus dilakukan agar warga berada di pelosok daerah tidak menjadi beban meski anggaran belanja tak terduga (BTT) nihil," ujar, Roni AKS, Selasa (25/8/2026)
Menurut Roni, siaga darurat bencana yang ditetapkan hingga September 2026, BPBD, Perumda Tirta Sukapura, Dinsos dan PMI sudah memasok air bersih gratis mencapai 460.000 liter. Namun, pengiriman air terus dilakukan karena BPBD sudah menerima 56 surat permohonan warga terdampak krisis air dengan kapasitas 5.000 liter.
"Bencana el nino yang terjadi membuat banyak warga di pelosok pedesaan saat ini sudah semakin parah, paling tinggi di Kecamatan Bojonggambir, Tanjungjaya, Sukarame, Karangnunggal, Mangunreja, Cineam, Cisayong dan Pageurageung serta yang lain terdampak. Kondisi kekeringan untuk kebutuhan bersumber dari air baku Desa Cijoho, Kecamatan Leuwisari," katanya.
Menurutnya, musim kemarau yang terjadi di 38 Desa bagi BPBD nihilnya anggaran setelah menetapkan siaga darurat bencana kekeringan seperti krisis air kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Namun, untuk anggaran operasional bagi para petugas mengandalkan uang pribadi nantinya minta pergantian lantaran pasok air di wilayahnya dilakukan 74 kali.
"Selama krisis air bersih yang terjadi setiap pedesaan berkolaborasi dengan Perumda PDAM Tirta Sukapura, Arta Galunggung, Polres Tasikmalaya. Kekeringan tersebut, menyebabkan 2.150 lahan pertanian gagal tanam, tidak bisa mengolah lahan, gagal panen dan banyak kolam ikan menyusut lantaran Sungai Ciwulan, Cikunir, Situ Sanghyang debit air menurun," kering," pungkasnya. (AD)












































