Kulit Jeruk Diolah Jadi Kombucha, UPNVJ dan UNJA Dorong Nilai Tambah Hasil Panen Petani Jujun

1 week ago 25

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) bersama Universitas Jambi (UNJA) memperkenalkan pemanfaatan kulit jeruk menjadi minuman fermentasi kombucha kepada masyarakat Desa Jujun, Kabupaten Kerinci, Jambi. Inovasi tersebut menjadi bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mengangkat pemanfaatan komoditas lokal sekaligus pengurangan limbah organik pertanian.

Kegiatan yang digelar di Kantor Kepala Desa Jujun, Rabu (2/9/2026), menyasar ibu-ibu petani yang tergabung dalam Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Jujun.

Dosen UPNVJ M. Nur Hasan Syah mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya memperkenalkan pemanfaatan kulit jeruk sebagai bahan olahan, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai potensi pangan fungsional.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa bahan yang selama ini dianggap sebagai limbah, seperti kulit jeruk, masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan. Salah satunya melalui pengembangan pangan fungsional dengan memperhatikan kandungan serat dan proses pengolahannya,” ujar M. Nur Hasan Syah.

Dalam pelatihan, peserta mendapatkan edukasi mengenai prebiotik dan probiotik serta kaitannya dengan mikrobioma usus. Materi tersebut diberikan secara aplikatif agar masyarakat dapat memahami fungsi bahan pangan dan proses fermentasi yang digunakan dalam pembuatan kombucha.

M. Nur Hasan Syah menjelaskan, kulit jeruk dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber serat dalam pengembangan produk pangan. Pemanfaatan tersebut sekaligus membuka peluang untuk mengurangi bagian hasil pertanian yang selama ini belum banyak digunakan.

“Yang kami dorong adalah bagaimana masyarakat dapat melihat komoditas lokal secara lebih luas. Tidak hanya buah jeruknya yang memiliki nilai ekonomi, tetapi bagian lain seperti kulitnya juga dapat dikembangkan menjadi produk olahan,” katanya.

Selain edukasi mengenai pangan fungsional, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan praktik pembuatan teh kombucha berbahan kulit jeruk. Peserta diperkenalkan dengan tahapan pengolahan bahan hingga proses fermentasi.

Dosen UPNVJ A’immatul Fauziyah mengatakan, praktik pembuatan kombucha diberikan secara bertahap agar peserta dapat memahami proses pengolahan dengan baik, termasuk pentingnya kebersihan bahan dan peralatan selama proses fermentasi.

“Kami memperkenalkan proses pembuatan kombucha dari tahap persiapan bahan sampai fermentasi. Peserta tidak hanya melihat prosesnya, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam mengolah kulit jeruk menjadi produk minuman,” ujar A’immatul Fauziyah.

Menurut dia, penggunaan kulit jeruk sebagai bahan dasar memberikan alternatif pemanfaatan komoditas lokal yang tersedia di Desa Jujun. Pengetahuan mengenai proses fermentasi tersebut juga dapat menjadi bekal bagi masyarakat untuk mengembangkan produk olahan secara lebih mandiri.

Kegiatan pengabdian masyarakat UPNVJ dan UNJA ini dilaksanakan dalam jejaring Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (BKS PTN-Barat) sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Pemanfaatan kulit jeruk diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif diversifikasi produk bagi masyarakat Desa Jujun. Selain mengurangi limbah organik, pengolahan menjadi produk turunan membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh nilai tambah dari komoditas pertanian yang mereka miliki.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |