Liga Champions: Imbang di 90 Menit, Laga PSG vs Arsenal ke Extra Time

1 hour ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Duel PSG vs Arsenal berlanjut ke babak extra time setelah kedua tim bermain imbang 1-1 dalam waktu 90 menit pada final Liga Champions yang berlangsung di Puskas Arena, Hungaria, Sabtu (30/5) waktu setempat.

Arsenal bisa membuat kejutan untuk PSG di awal pertandingan, tepatnya di menit keenam. Kai Havertz bisa membaca situasi dengan baik ketika bola tendangan Marquinhos membentur Leandro Trossard dan memantul ke arah pertahanan Arsenal.

Havertz menggiring bola masuk ke kotak penalti. Meski punya ruang tembak yang sempit, Havertz bisa melepaskan tendangan keras yang mampu menggetarkan gawang PSG yang dikawal oleh Matvei Safonov.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di babak pertama, Arsenal menunjukkan kualitas bertahan yang luar biasa. Mereka menutup ruang gerak pemain-pemain PSG dengan baik. Bintang PSG macam Ousmane Dembele dan Khvicha Kvaratskhelia selalu dikawal oleh dua pemain PSG.

PSG tidak bisa menghadirkan ancaman serius untuk Arsenal di babak pertama. Namun ada satu momen yang diprotes oleh pemain-pemain PSG yaitu saat Bukayo Saka dianggap handball ketika membuang bola di kotak penalti Arsenal.


Pada menit ke-55, Bukayo Saka mendapatkan kartu kuning saat duel perebutan bola dengan Desire Doue. PSG mendapat tendangan bebas yang dieksekusi oleh Achraf Hakimi. Namun David Raya bisa membaca arah tendangan dengan baik.

PSG kemudian mendapat kesempatan besar untuk menyamakan kedudukan. Hal itu terjadi setelah Kvaratskhelia dijatuhkan Cristhian Mosquera di kotak terlarang.

Ousmane Dembele maju sebagai eksekutor dan sukses mengecoh David Raya. Skor pun imbang 1-1 di menit ke-65.

Sedikit keberuntungan bagi Arsenal, Mosquera tak mendapat kartu kuning kedua ketika melanggar Kvaratskhelia. Mosquera pun segera ditarik keluar untuk digantikan Jurrien Timber usai gol tersebut. Bersamaan dengan Timber, Arteta juga memasukkan Viktor Gyokeres untuk menggantikan Martin Odegaard.

Setelah imbang 1-1, Arsenal kembali berusaha menyerang. Hal itu membuat lini belakang mereka tidak setebal sebelumnya. Kvaratskhelia mengancam Arsenal lewat aksi solo run di menit ke-77. Namun tembakannya membentur tiang gawang.

Arteta lalu memutuskan meningkatkan serangan Arsenal dengan memasukkan Noni Madueke dan Gabriel Martinelli untuk menggantikan Leandro Trossard dan Bukayo Saka.

Luis Enrique juga melakukan pergantian pemain. Ia menurunkan Bradley Barcola untuk menggantikan Kvaratskhelia yang kakinya sudah terluka.

Barcola sempat menghadirkan ancaman serius ketika bisa menggiring bola ke kotak penalti di menit ke-85. Namun David Raya bisa keluar dari gawang dan menangkap bola sebelum Barcola melepaskan tendangan.

PSG kembali memiliki peluang di menit ke-89. Vitinha yang mendapat ruang tembak terbuka melepaskan tendangan ke gawang. Namun bola masih melayang tipis di atas gawang David Raya.

Pertarungan masih menegangkan hingga memasuki detik-detik terakhir. Barcola punya kesempatan melakukan serangan balik tetapi tembakannya hanya menerpa sisi luar gawang.

Skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit berbunyi. Laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu.


Susunan Pemain


Paris Saint-Germain (4-3-3)

Matvei Safonov; Achraf Hakimi, Marquinhos, Willian Pacho, Nuno Mendes; Joao Neves, Vitinha, Fabian Ruiz; Desire Doue, Ousmane Dembele (Goncalo Ramos 90), Khvicha Kvaratskhelia (Bradley Barcola 83)

Arsenal (4-2-3-1)

David Raya; Cristhian Mosquera (Jurrien Timber 66), William Saliba, Gabriel, Piero Hincapie; Declan Rice, Myles Lewis-Skelly; Bukayo Saka (Noni Madueke 83), Martin Odegaard (Viktor Gyokeres 67), Leandro Trossard (Gabriel Martinelli 83); Kai Havertz

(ptr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |