Kunjungan Wisman Naik, Segmen Luxury Travel Bali Kian Bergairah

2 hours ago 5
Kunjungan Wisman Naik, Segmen Luxury Travel Bali Kian Bergairah Meningkatnya aktivitas wisata turut mendorong permintaan terhadap pengalaman perjalanan yang lebih eksklusif, mulai dari kuliner, hiburan, hingga layanan personal di hotel dan resor.(Dok. The St. Regis Bali Resort)

TREN wisata mewah (luxury travel) di Bali terus menunjukkan penguatan seiring meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara dan membaiknya kinerja industri perhotelan. Kondisi tersebut mendorong pelaku industri menghadirkan pengalaman yang semakin personal dan eksklusif untuk memenuhi kebutuhan wisatawan premium yang tidak lagi sekadar mencari akomodasi, tetapi juga pengalaman berkelas selama berlibur.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat, jumlah wisatawan mancanegara yang datang langsung ke Bali pada Mei 2026 mencapai 578.251 kunjungan atau meningkat 4,50 persen dibandingkan April 2026. Pada periode yang sama, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang juga naik menjadi 61,16 persen, meningkat 3,22 poin dibandingkan bulan sebelumnya dan 3,06 poin dibandingkan Mei 2025.

Secara nasional, Indonesia menerima 6,07 juta kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang Januari hingga Mei 2026, naik 7,68 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Bali masih menjadi pintu masuk utama wisatawan asing, dengan rata-rata pengeluaran wisatawan mencapai Rp2,11 juta per malam.

Meningkatnya aktivitas wisata tersebut dinilai turut mendorong permintaan terhadap pengalaman perjalanan yang lebih eksklusif, mulai dari kuliner, hiburan, hingga layanan personal di hotel dan resor.

Salah satu respons terhadap tren tersebut dilakukan The St. Regis Bali Resort yang menghadirkan Jack’s Club, sebuah konsep hiburan dan gaya hidup yang untuk pertama kalinya diterapkan di properti resor dalam jaringan St. Regis secara global. Program musiman yang berlangsung sepanjang Juli hingga September itu menghadirkan pertunjukan musik jazz, kolaborasi kuliner, serta pengalaman bersantap yang dikurasi khusus bagi para tamu.

General Manager The St. Regis Bali Resort, Héctor Busto, mengatakan meningkatnya minat terhadap luxury travel tercermin dari perubahan preferensi wisatawan yang semakin mengutamakan pengalaman dibandingkan sekadar fasilitas.

"Jack’s Club merupakan perayaan atas nilai-nilai yang telah menjadi bagian dari warisan St. Regis selama lebih dari satu abad, dimulai dari momen kebersamaan berkesan, talenta-talenta terbaik, dan malam-malam yang tak terlupakan. Kami merasa terhormat dapat menghadirkan Jack’s Club pertama di lingkungan resor, memadukan musik kelas dunia, talenta kuliner ternama, serta pengalaman istimewa yang merefleksikan warisan St. Regis dan destinasi Bali yang begitu hidup," ujarnya.

Konsep Jack’s Club sendiri terinspirasi dari John Jacob Astor IV, pendiri The St. Regis New York. Program tersebut mengadaptasi budaya jazz club New York pada awal abad ke-20, kemudian disesuaikan dengan karakter masing-masing destinasi tempat program itu digelar. Di Bali, konsep tersebut dipadukan dengan suasana tropis serta karakter budaya lokal.

Selama penyelenggaraan program, The St. Regis Bali Resort menghadirkan sejumlah kolaborasi kuliner internasional. Bartender Marco Dongi berkolaborasi dengan Jakkrit “Golf” Promchaisit dari Bar Sathorn, Bangkok, yang menempati peringkat ke-48 dalam daftar Asia’s 50 Best Bars. Keduanya menghadirkan kreasi minuman eksklusif dalam dua malam penyajian khusus di The St. Regis Bar.

Di sisi kuliner, Chef Andrea Cofini yang sebelumnya berkiprah di restoran berbintang Michelin, L’Atelier de Joël Robuchon, menghadirkan pengalaman bersantap di restoran Kayuputi melalui menu yang memadukan pendekatan kuliner kontemporer dengan cita rasa Pan-Asia.

Rangkaian hiburan juga menjadi bagian dari program tersebut. Setiap Selasa hingga Kamis, pertunjukan musik menghadirkan alunan bossa nova, sementara pada Jumat hingga Minggu penyanyi asal Afrika Selatan, Whitney Pharoe, tampil bersama lima personel band membawakan lagu-lagu classic jazz, soulful ballads, hingga musik kontemporer. Whitney sebelumnya pernah tampil di sejumlah panggung internasional, termasuk di Dubai dan Spanyol.

Melengkapi pengalaman tersebut, Head Bartender The St. Regis Bar, Giri Asta, memperkenalkan menu edisi terbatas yang dirancang khusus untuk Jack’s Club dengan menggabungkan inspirasi era jazz klasik dan sentuhan cita rasa tropis Bali.

Program Jack’s Club akan berlangsung hingga September 2026 dan terbuka bagi seluruh tamu yang ingin menikmati rangkaian pertunjukan musik maupun pengalaman kuliner yang disiapkan selama periode tersebut. Kehadiran program ini sekaligus mencerminkan semakin beragamnya pendekatan pelaku industri pariwisata dalam menarik wisatawan premium di tengah pertumbuhan segmen luxury travel di Bali. (E-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |