JJ Gabriel(manutd.com)
KLUB raksasa Spanyol, Real Madrid, dilaporkan berada di posisi terdepan untuk mengamankan jasa talenta muda berbakat milik akademi Manchester United, JJ Gabriel. Pemain berusia 15 tahun tersebut telah memicu spekulasi besar setelah secara resmi mengajukan permohonan untuk membatalkan registrasinya di Old Trafford dengan efek segera.
Langkah Gabriel ini mengejutkan manajemen Setan Merah, meskipun klub memiliki hak untuk menantang permintaan tersebut. Selain Real Madrid, sejumlah klub elite Eropa seperti Barcelona, Paris Saint-Germain, dan Bayern Muenchen juga memantau situasi sang penyerang. Namun, upaya Los Blancos disebut sebagai yang paling agresif saat ini.
Proyeksi Real Madrid Castilla
Real Madrid dikabarkan memiliki rencana konkret untuk Gabriel dengan menempatkannya langsung di Real Madrid Castilla, tim cadangan resmi mereka.
Berbeda dengan sistem di Inggris, Castilla berkompetisi di sepak bola senior pada level kasta ketiga liga Spanyol. Lingkungan kompetitif ini dianggap sebagai daya tarik utama bagi pemain muda yang ingin segera mencicipi atmosfer profesional.
Sebagai catatan, Castilla sebelumnya dilatih oleh Alvaro Arbeloa, yang sempat naik jabatan menangani tim utama Real Madrid pasca pemecatan Xabi Alonso, sebelum akhirnya pindah ke Fulham.
Keberhasilan pemain muda seperti Thiago Pitarch yang menembus skuad senior musim lalu menjadi bukti nyata jalur pengembangan pemain di Madrid.
Kekecewaan Terhadap Jalur Tim Utama United
Pihak yang dekat dengan Gabriel, yang akan genap berusia 16 tahun pada 6 Oktober mendatang, menyatakan rasa kecewa terhadap Manchester United. Mereka berargumen bahwa janji-janji terkait jalur menuju tim utama tidak ditepati oleh pihak klub.
Di sisi lain, Manchester United mengklaim bahwa mereka sebenarnya telah merencanakan Gabriel untuk menjadi pemain senior termuda dalam sejarah klub pada laga EFL Cup melawan Brighton and Hove Albion, Rabu (16/8) malam lalu. Namun, kekalahan 3-2 yang dialami United setelah sempat unggul 2-0 membuat rencana debut tersebut menjadi perdebatan apakah benar-benar akan direalisasikan dalam situasi tertekan.
Status Pemain: Saat ini, JJ Gabriel dilaporkan sudah tidak lagi mengikuti sesi latihan bersama Manchester United. Klub masih berupaya mempertahankan sang pemain meski alasan pasti keinginannya untuk hengkang belum sepenuhnya dipahami oleh manajemen.
Tanggapan Michael Carrick
Pelatih kepala Michael Carrick, yang memberikan debut non-resmi kepada Gabriel dalam laga pramusim melawan Atletico Madrid di Stockholm, meminta semua pihak untuk bersikap bijak mengingat usia sang pemain.
"Kita harus sangat berhati-hati dengan situasi ini. Dia masih anak-anak, baru 15 tahun. Dari sudut pandang klub, kesejahteraan dan perlindungan terhadap pemain muda adalah prioritas utama kami," ujar Carrick setelah pertandingan melawan Brighton.
Namun, kubu Gabriel menepis kekhawatiran soal usia dan fisik. Mereka merujuk pada keberanian Arsenal memainkan Max Dowman di usia 15 tahun musim lalu sebagai bukti bahwa klub besar lain lebih berani memberikan kepercayaan kepada pemain muda dibandingkan United saat ini.
Kendala Regulasi dan Paspor Uni Eropa
Upaya Gabriel untuk segera meninggalkan Old Trafford terbentur aturan registrasi pemain muda. United menegaskan bahwa kontrak registrasinya berlaku hingga akhir musim ini. Secara prosedural, kepindahan akan jauh lebih mudah saat ia menginjak usia 16 tahun.
Meski demikian, Gabriel memiliki keunggulan berupa paspor Uni Eropa (UE). Hal ini memungkinkan dirinya untuk bergabung dengan klub di wilayah Uni Eropa tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-16, sebuah celah hukum yang bisa dimanfaatkan oleh Real Madrid, Barcelona, atau Bayern Munich untuk memboyongnya dari Inggris.
Selain klub-klub luar Inggris, Chelsea juga dikabarkan menaruh minat besar untuk membajak sang pemain jika situasi di Manchester tidak menemui titik temu. (bbc/Z-1)


















































