Mahasiswa Cyber University Pelajari Pengembangan Game Berbasis AI dalam Kunjungan Industri

8 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lima mahasiswa Program Studi (Prodi) Bisnis Digital Cyber University mengikuti kegiatan kunjungan industri yang menghadirkan pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pengembangan aplikasi dan game digital.

Mereka Jovinta Putri Hapsari, Zalfa Ridzky Rinaomi, Sopian Sahuri, Nasywa Mahdiyyah, dan Muhammad Kayyis. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi AI untuk menciptakan produk digital secara lebih praktis dan efisien.

Dalam pelatihan yang diselenggarakan Maxy Academy, peserta diperkenalkan dengan Agnes AI, platform berbasis kecerdasan buatan yang mampu membantu proses pembuatan kode program hanya melalui perintah atau prompt yang diberikan pengguna.

Salah satu peserta, Jovinta, Mahasiswa Prodi Bisnis Digital Cyber University semester 4 mengatakan, pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru karena peserta tidak perlu membuat kode program secara manual dari awal.

“Dalam pelatihan kami diajarkan menggunakan Agnes AI. Menariknya, kami hanya perlu memberikan prompt, lalu AI akan membantu membuat coding hingga menjadi game yang dapat langsung dimainkan,’’ kata Jovinta dalam keterangan yang dikutip Rabu (10/6/2026).

Agnes AI terasa berbeda karena memiliki inisiatif lebih baik dibandingkan AI lain yang pernah ia coba. Melalui kegiatan tersebut, tim Jovinta berhasil mengembangkan Flying Bird Game bersama mahasiswa dari Universitas 17 Agustus.

Menurutnya, proses pembuatan game berlangsung lebih cepat dan mudah dibandingkan metode pengembangan konvensional.

“Kami cukup terkejut karena proses pembuatannya sangat cepat dan tidak terlalu rumit. Dalam waktu singkat, game yang kami buat sudah bisa dimainkan,” lanjut Jovinta.

Selain mendapatkan materi terkait teknologi AI, peserta memperoleh berbagai wawasan baru dari narasumber yang hadir. Suasana pelatihan yang interaktif membuat kegiatan berlangsung menarik dan mendorong peserta untuk aktif berdiskusi.

Pada kesempatan itu, Jovinta menerima penghargaan The Most Interactive Student atas partisipasinya selama kegiatan berlangsung. Penghargaan disertai pemberian merchandise dari penyelenggara dan kesempatan untuk diwawancarai tim Maxy Academy.

Menurut Jovinta, kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga sekaligus menambah pemahaman mengenai pemanfaatan AI dalam dunia bisnis digital dan pengembangan teknologi.

“Banyak ilmu dan insight baru yang saya dapatkan dari kegiatan ini. Host dan narasumber juga sangat interaktif sehingga suasana pelatihan menjadi hidup dan tidak membosankan,” kata Jovinta.

Kunjungan industri ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan serta mendorong mereka untuk terus berinovasi dalam menciptakan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan industri.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |