REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) berhasil meraih enam prestasi pada Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Provinsi DKI Jakarta 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan yang berlangsung pada 16 hingga 24 Juli 2026 di Jakarta tersebut merupakan ajang seleksi menuju Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) 2026.
Prestasi tersebut diraih oleh Alfiansyah Noor (FISIP) sebagai Juara 2 Menyanyi Pop Putra, Bagas Kurniawan (FIP) sebagai Juara 3 Menyanyi Dangdut Putra, Taufik Rashandi Rahman (FH) sebagai Harapan 3 Baca Puisi Putra, Aeni Nurhidayati (FIP) sebagai Harapan 3 Baca Puisi Putri, Ahmad Huzaifah Shidqi (FIP) sebagai Harapan 3 Penulisan Cerpen, serta Putri Arum Pertiwi (FIP) sebagai Harapan 2 Penulisan Puisi.
Peraih Juara 2 Menyanyi Pop Putra, Alfiansyah Noor, menjalani persiapan selama kurang lebih satu bulan sebelum tampil pada PEKSIMIDA Provinsi DKI Jakarta 2026. Kompetisi tersebut diikuti oleh 34 peserta dari berbagai universitas.
“Ini merupakan pengalaman pertama saya mengikuti festival seperti ini, sehingga mental saya benar-benar diuji karena harus berkompetisi dengan peserta yang sudah memiliki jam terbang lebih tinggi. Saya juga tidak pernah menyangka bisa meraih Juara 2,” ujar Alfiansyah.
Peraih Juara 3 Menyanyi Dangdut Putra, Bagas Kurniawan, mengaku memperoleh pengalaman berharga melalui PEKSIMIDA. Kompetisi tersebut menjadi ajang tingkat daerah pertama yang diikutinya sebagai perwakilan UMJ.
“Saya memiliki komitmen untuk ikut berkontribusi mengharumkan nama UMJ. Walaupun belum bisa mewakili UMJ ke tingkat selanjutnya, saya berharap ada kesempatan lain untuk kembali membawa nama UMJ pada ajang talenta, khususnya di bidang tarik suara dangdut,” katanya.
Adapun peraih harapan 3 Baca Puisi Putri, Aeni Nurhidayati mengatakan bahwa PEKSIMIDA tidak hanya menjadi ajang kompetisi. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan sekaligus bertemu dengan mahasiswa berbakat dari berbagai perguruan tinggi di DKI Jakarta.
Aeni menambahkan keikutsertaannya pada PEKSIMIDA didorong oleh keinginannya untuk mengembangkan kemampuan di bidang sastra sekaligus membawa nama baik UMJ. “Saya percaya bahwa puisi bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga untuk dihidupkan melalui penghayatan dan penyampaian. Bagi saya, setiap kompetisi adalah ruang untuk belajar, bukan semata-mata tentang menjadi pemenang,” kata dia.
PEKSIMIDA Provinsi DKI Jakarta merupakan ajang seni mahasiswa yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Pada penyelenggaraan tahun 2026, ajang ini menghadirkan 15 tangkai lomba yang diikuti oleh 345 mahasiswa dari 24 perguruan tinggi di Provinsi DKI Jakarta. Sebanyak 45 dewan juri dari kalangan akademisi dan profesional bertugas menilai seluruh perlombaan.

2 hours ago
5
















































