REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- AC Milan menolak tawaran FC Porto untuk mendapatkan penyerang asal Meksiko, Santiago Gimenez. Rossoneri menilai proposal yang diajukan klub Portugal tersebut belum memenuhi tuntutan finansial mereka untuk melepas Gimenez secara permanen.
Menurut laporan Fabrizio Romano yang dikutip MilanNews24, Porto mengajukan proposal berupa peminjaman gratis dengan opsi pembelian senilai 15 juta euro atau sekira Rp 310 miliar. Opsi tersebut dapat berubah menjadi kewajiban pembelian apabila sejumlah kondisi tertentu terpenuhi.
Namun, Milan langsung menolak struktur kesepakatan tersebut. Klub raksasa Italia itu menilai nilai 15 juta euro masih terlalu rendah untuk melepas Gimenez secara permanen dan menginginkan biaya transfer yang lebih besar, seperti dikutip dari Football Italia, Rabu (19/8/2026).
Situasi tersebut membuat negosiasi antara kedua klub masih menghadapi kendala. Porto harus memperbaiki tawaran mereka jika ingin mendapatkan tanda tangan penyerang berusia 25 tahun tersebut sebelum bursa transfer musim panas ditutup.
Meski demikian, Porto memiliki keuntungan penting dalam upaya merekrut Gimenez. Sang pemain dilaporkan telah memberikan persetujuan untuk bergabung dengan klub tersebut setelah melakukan pembicaraan dengan pelatih kepala Porto, Francesco Farioli.
Persetujuan pribadi dari Gimenez menjadi modal penting bagi Porto. Namun, kesepakatan antara pemain dan klub belum cukup untuk memastikan transfer terealisasi karena Milan dan Porto masih harus menemukan titik temu terkait nilai serta struktur transfer.
Gimenez bergabung dengan Milan dari Feyenoord pada Januari 2025 dengan nilai transfer lebih dari 30 juta euro atau sekira Rp 620 miliar. Namun, perjalanan pemain timnas Meksiko tersebut bersama Rossoneri belum berjalan sesuai harapan.
Masalah kebugaran turut mengganggu perkembangan Gimenez di Milan. Sejak bergabung, ia baru mencatatkan tujuh gol dan enam assist dari 37 penampilan bersama Rossoneri di berbagai kompetisi.
Gimenez juga mengalami cedera pergelangan kaki setelah Piala Dunia. Cedera tersebut membuatnya harus absen dan tidak dapat mengikuti seluruh rangkaian pramusim Milan.
Situasi tersebut semakin mempersempit peluang Gimenez mendapatkan tempat utama di skuad Milan pada musim ini. Dengan Gonçalo Ramos kini menjadi pilihan utama di bawah pelatih Ruben Amorim, peran Gimenez di lini depan Rossoneri diperkirakan semakin terbatas.
Milan pun terbuka terhadap kemungkinan melepas Gimenez. Namun, klub tetap tidak ingin menjual pemain tersebut dengan harga yang dianggap terlalu rendah setelah mengeluarkan investasi lebih dari 30 juta euro untuk mendatangkannya dari Feyenoord.
Porto kini harus mengambil langkah lebih jauh apabila ingin mewujudkan transfer tersebut. Klub Portugal itu perlu meningkatkan tawaran, baik dari sisi nilai maupun struktur kesepakatan, agar dapat meyakinkan Milan melepas Gimenez sebelum jendela transfer ditutup.
Dengan Gimenez sudah memberikan lampu hijau untuk bergabung, keputusan akhir transfer kini sangat bergantung pada kemampuan Porto dan Milan mencapai kesepakatan finansial.

9 hours ago
5












































