Mantan bintang Daisy of Love, Daisy de la Hoya.(Dok. Instagram)
MANTAN bintang reality show populer Amerika Serikat, Daisy de la Hoya, kini tengah berjuang membangun kembali kehidupannya di usia 42 tahun. Perempuan yang pernah menjadi wajah ikonik di saluran VH1 ini mengaku sedang kesulitan secara ekonomi dan aktif mencari pekerjaan, termasuk melamar ke restoran cepat saji.
Daisy dikenal luas setelah muncul dalam musim kedua Rock of Love with Bret Michaels pada 2008, di mana ia berhasil menjadi finalis. Kesuksesan tersebut membawanya memiliki program sendiri bertajuk Daisy of Love pada 2009. Namun, popularitas masa lalu ternyata tidak menjamin stabilitas finansial jangka panjang baginya.
Melamar ke McDonald’s dan Del Taco
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada 11 Agustus 2026, Daisy mengungkapkan bahwa dirinya telah melamar pekerjaan di McDonald’s sebanyak dua kali. Selain itu, ia juga mencoba peruntungan di restoran cepat saji lain seperti Del Taco dan menyatakan kesediaannya untuk bekerja di Starbucks.
Dalam wawancara dengan Daily Mail yang dikutip AOL pada 21 Agustus, Daisy secara terbuka menceritakan kondisi sulitnya. Ia saat ini tinggal sementara di kediaman seorang teman. Sebelumnya, ia sempat bekerja sebagai penggalang dana dari rumah ke rumah untuk sebuah organisasi nonprofit, namun pekerjaan tersebut berakhir setelah ia dipecat.
Tantangan Kualifikasi dan Pendapatan Masa Lalu
Daisy sempat mempertanyakan apakah latar belakangnya sebagai figur publik justru menjadi penghambat dalam mencari kerja. Ia merasa bimbang apakah dirinya dianggap terlalu memenuhi kualifikasi (overqualified) atau justru tidak memenuhi kualifikasi untuk posisi-posisi tingkat dasar yang ia lamar.
Terkait penghasilannya saat masih aktif di televisi, Daisy mengklaim hanya menerima bayaran tetap sekitar US$50.000 (sekitar Rp780 juta dengan kurs saat ini) untuk satu musim Daisy of Love. Ia menegaskan tidak mendapatkan pendapatan residual atau royalti dari penayangan ulang maupun layanan streaming acara tersebut.
Meski sempat mencoba peruntungan di dunia musik dan akting pasca-era reality show, Daisy kini memilih untuk bersikap realistis. Langkahnya melamar ke McDonald’s menjadi simbol perjuangan untuk memulai kembali hidup dari nol setelah bertahun-tahun berada di bawah sorotan kamera televisi. (Z-10)













































