REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ekspor album K-pop mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah pada paruh pertama 2026. Hal ini menunjukkan kebangkitan industri musik Korea Selatan yang salah satunya didorong oleh comeback BTS.
Berdasarkan data terbaru dari Layanan Bea Cukai Korea, nilai ekspor album K-pop dari Januari hingga Juni 2026 mencapai 257,48 juta dolar AS (Rp 4,6 Triliun). Angka tersebut melonjak 125 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, demikian seperti dilansir laman The Statesman, Jumat (17/7/2026)
Amerika Serikat menjadi pasar terbesar bagi album K-pop dengan nilai impor mencapai 74,12 juta dolar AS. Posisi kedua ditempati China dengan 61,18 juta dolar AS, dan Jepang berada di urutan ketiga dengan nilai 45,61 juta dolar AS. Selain tiga pasar utama tersebut, negara-negara yang masuk dalam daftar sepuluh besar pembeli album K-pop adalah Jerman, Taiwan, Hong Kong, Belanda, Inggris, Prancis, dan Polandia.
Lonjakan ekspor ini sudah terlihat sejak awal tahun. Pada kuartal pertama 2026 saja, ekspor album musik K-pop mencapai 120 juta dolar AS, meningkat 159 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Jumlah tersebut menjadi rekor kuartalan tertinggi yang pernah dicapai industri musik Korea Selatan. Untuk pertama kalinya, nilai ekspor album musik berhasil melewati angka 100 juta dolar AS hanya dalam satu kuartal.
Pencapaian ini menjadi semakin mencolok jika dibandingkan dengan kondisi tahun sebelumnya. Sepanjang 2025, ekspor album K-pop mencapai 301,7 juta dolar AS, yang saat itu menjadi rekor baru. Namun, pertumbuhan tahunan hanya mencapai 3,4 persen, jauh lebih lambat dibandingkan lonjakan yang terjadi pada 2026. Pada 2025, Jepang menjadi pasar ekspor album K-pop terbesar, disusul China dan Amerika Serikat.
Sebelum mengalami lonjakan besar pada 2026, industri album K-pop sempat menghadapi masa sulit. Pada paruh pertama 2024, ekspor album musik Korea Selatan turun dua persen, menjadi penurunan pertama dalam hampir satu dekade.
Banyak penggemar dan pengamat industri mengaitkan perlambatan tersebut dengan aktivitas wajib militer anggota BTS yang dimulai pada Desember 2023. Ketika para anggota BTS tidak menjalani tur dan tidak aktif dalam kegiatan musik grup, momentum penjualan album ikut melemah.

15 hours ago
7












































