OJK Wajibkan Emiten Setor Laporan Keberlanjutan Mulai 2027

1 hour ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mewajibkan emiten menyerahkan laporan keberlanjutan mulai 2027 mendatang.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyampaikan kepada para perusahaan emiten untuk mengadopsi standar pengungkapan keberlanjutan terintegrasi dengan laporan tahunan perusahaan.

Adapun laporan tersebut mencakup pengungkapan informasi keuangan terkait keberlanjutan dan pengungkapan terkait iklim yang efektif mulai 1 Januari 2027.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mencakup pengungkapan informasi keuangan terkait keberlanjutan dan pengungkapan terkait iklim, yang tentu akan berlaku efektif mulai tahun 2027, tepatnya di 1 Januari 2027," ujar Hasan dalam acara Sosialisasi Annual Report Award (ARA) 2025 di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan, Jumat (13/3).

Ia menjelaskan saat ini Indonesia telah mengadopsi standar global Pernyataan Standar Pengungkapan Keberlanjutan berupa Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 1 dan 2 dan telah diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) pada 1 Juli 2024.

PSAK 1 merupakan Persyaratan Umum Pengungkapan Informasi Keberlanjutan Terkait Keuangan dan PSAK 2 adalah Pengungkapan Terkait Iklim yang diadopsi dari International Sustainability Standards Board (ISSB) di bawah International Financial Reporting Standards Foundation (IFRS).

"Standar tersebut akan menjadi pedoman utama bagi entitas di Indonesia dalam menyusun laporan keberlanjutan yang berkualitas, terukur, dan tentu dapat diperbandingkan atau comparable sehingga dapat meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan pasar serta investor, baik domestik maupun terutama investor global internasional," terangnya.

Lebih lanjut, Hasan mengungkapkan sebagian besar emiten yang terdaftar di pasar modal telah menyampaikan laporan keberlanjutannya.

"Untuk tahun 2025, telah lebih dari 90 persen entitas yang terdaftar di pasar modal Indonesia kami catat telah menyampaikan laporan keberlanjutannya," ungkap Hasan.

[Gambas:Video CNN]

(fln/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |