OpenAI Buat Perangkat agar Dapat Bawa ChatGPT ke Mana Saja

2 weeks ago 3
OpenAI Buat Perangkat agar Dapat Bawa ChatGPT ke Mana Saja Ilustrasi.(Magnific)

ERA interaksi manusia dengan kecerdasan buatan (AI) akan segera bergeser dari layar ponsel menuju perangkat fisik yang lebih intuitif. OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT, secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka tengah mengembangkan rangkaian perangkat keras (hardware) baru yang dirancang khusus untuk era AI.

Langkah itu menandai ambisi besar perusahaan untuk mengintegrasikan AI lebih dalam ke dalam kehidupan sehari-hari melalui interaksi berbasis suara (voice-first). Presiden OpenAI, Greg Brockman, mengungkapkan rencana tersebut dalam podcast New Things with Joanna Stern.

Ia menyatakan bahwa perusahaan sedang membangun keluarga perangkat yang bertujuan melampaui batasan mengetik di layar. Fokus utamanya yaitu menciptakan interaksi yang lebih alami dan komunikatif, sehingga AI tidak lagi sekadar aplikasi, melainkan pendamping yang nyata.

Visi Perangkat Voice-First dan Kolaborasi Jony Ive

Meskipun detail spesifik mengenai bentuk perangkat tersebut masih dirahasiakan, Brockman menegaskan bahwa produk ini akan maksimal berguna, baik untuk kehidupan pribadi maupun profesional. Salah satu poin paling menarik ialah keterlibatan Jony Ive, mantan kepala desain Apple yang berperan besar dalam penciptaan iPhone original.

CEO OpenAI, Sam Altman, sebelumnya sempat menyinggung konsep perangkat inti ketiga (setelah ponsel dan komputer). Perangkat ini dirumuskan dengan karakteristik sebagai berikut:

  • Sadar Lingkungan: Mampu memahami konteks sekitar pengguna secara penuh.
  • Unobtrusive: Desain yang tidak mencolok, dapat disimpan di saku atau diletakkan di meja tanpa mengganggu estetika.
  • Tanpa Layar: Rumor kuat menyebutkan perangkat ini tidak akan memiliki layar, melainkan dilengkapi kamera dan berbagai sensor untuk berinteraksi dengan dunia fisik.

Catatan Produk: OpenAI sebenarnya telah merilis produk hardware pertamanya awal bulan ini, yakni keyboard miniatur seharga US$230 (sekitar Rp3,7 juta) yang dirancang khusus untuk pengguna alat Codex mereka. Namun, perangkat yang dikembangkan bersama Jony Ive ini diprediksi akan jauh lebih ramah konsumen umum.

Tantangan Hukum: Perseteruan dengan Apple

Ambisi OpenAI di dunia hardware tidak berjalan mulus tanpa hambatan. Saat ini, perusahaan tengah menghadapi gugatan hukum dari Apple. Raksasa teknologi asal Cupertino tersebut menuduh OpenAI mencuri rahasia dagang untuk merancang produk hardware barunya.

Gugatan itu melibatkan dua mantan karyawan Apple yang kini bekerja di OpenAI. Mereka dituduh mengirimkan informasi internal perusahaan lama mereka ke email pribadi sebelum pindah tugas. Menanggapi hal ini, OpenAI membantah keras tuduhan tersebut.

Aspek Klaim Apple Respons OpenAI
Pencurian Data Mantan karyawan mengirim rahasia dagang via email. Tidak ada bukti yang mendukung klaim tersebut.
Persaingan OpenAI menggunakan teknologi Apple secara ilegal. Fokus pada inovasi mandiri dan kebebasan bekerja.

Greg Brockman menegaskan bahwa OpenAI tidak memiliki ketertarikan pada rahasia dagang perusahaan lain. "Kami percaya pada persaingan yang adil dan memberikan kebebasan bagi orang-orang untuk bekerja di mana pun mereka pilih," ujar pihak perusahaan dalam pernyataan resminya.

Masa Depan Pendamping AI

Langkah OpenAI masuk ke pasar hardware menunjukkan pergeseran strategi besar. Jika selama ini ChatGPT hanya otak di dalam perangkat milik perusahaan lain, kini OpenAI ingin memiliki tubuh sendiri untuk AI mereka.

Perangkat yang diharapkan meluncur akhir tahun ini diprediksi akan menjadi ujian apakah konsumen siap beralih dari interaksi visual berbasis layar menuju interaksi auditori yang sepenuhnya ditenagai kecerdasan buatan. Dengan dukungan desain dari Jony Ive dan teknologi model bahasa besar (LLM) tercanggih saat ini, perangkat OpenAI berpotensi mendefinisikan ulang bagaimana manusia berkomunikasi dengan mesin di masa depan. (The Independent/I-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |