Pembangunan LRT Manggarai-Dukuh Atas Dimulai Januari 2027, Rampung Agustus 2028

3 hours ago 8
Pembangunan LRT Manggarai-Dukuh Atas Dimulai Januari 2027, Rampung Agustus 2028 Rangkaian kereta LRT Jakarta Manggarai-Kelapa Gading berhenti saat uji coba di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (24/8/2026).(MI/Usman Iskandar)

GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan bahwa proyek pembangunan jaringan Light Rail Transit (LRT) yang menghubungkan wilayah Manggarai menuju Dukuh Atas ditargetkan mulai dikerjakan pada Januari 2027 mendatang. Pembangunan jalur integrasi transportasi massal ini diproyeksikan dapat rampung sepenuhnya pada Agustus 2028.

“Untuk pembangunan dari Manggarai sampai dengan Dukuh Atas, saya sudah meminta, karena dananya sudah ada, paling lama Januari untuk dimulai supaya tahun 2028 bulan Agustus sudah bisa selesai sampai dengan Dukuh Atas,” ujar Pramono saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (17/9).

Pramono merinci bahwa pembangunan rute LRT tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp2,7 miliar. Meskipun sebagian dana awal telah tersedia, pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap membuka berbagai alternatif skema pembiayaan guna menjamin kelancaran proyek jangka panjang ini.

Sebagai bagian dari upaya percepatan, pada Rabu (17/9), Pramono sempat melakukan koordinasi guna meminta dukungan dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia. Dukungan ini diarahkan untuk melanjutkan pembangunan jaringan LRT agar terhubung langsung secara mulus dengan jaringan LRT Jabodebek serta stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) di Halim.

“Jadi intinya bisa dari obligasi, bisa dari APBD, bisa juga dari Danantara,” ungkap Pramono.

Langkah kolaborasi ini selaras dengan arahan sebelumnya dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menegaskan bahwa Danantara Indonesia memiliki kewajiban untuk membantu Pemprov DKI Jakarta dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur Lintas Raya Terpadu (LRT).

"Saya kira Danantara wajib membantu. Karena DKI bukan hanya milik orang yang tinggal di DKI, DKI milik seluruh bangsa," tegas Presiden Prabowo. (Ant/P-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |