Kapolda NTT Imbau Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 tanpa Miras dan Konvoi

21 hours ago 12
Kapolda NTT Imbau Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 tanpa Miras dan Konvoi KAPOLDA Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol. Rudi Darmoko (kiri).(Dok. Antara)

KAPOLDA Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol. Rudi Darmoko mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyaksikan laga final Piala Dunia 2026 dengan tertib. Warga diimbau untuk tidak mengonsumsi minuman keras (miras), menghindari konvoi kendaraan, serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama nobar final Piala Dunia 2026.

Kabid Humas Polda NTT Henry Novika Chandra menyampaikan bahwa pesan Kapolda ini bertujuan agar momen partai puncak sepak bola dunia tersebut menjadi sarana mempererat persaudaraan.

"Kapolda NTT mengajak seluruh masyarakat menjadikan momen Final Piala Dunia sebagai sarana mempererat persaudaraan dan kebersamaan," ujar Henry Novika Chandra di Kupang, Minggu (19/7/2026).

Imbauan ini dikeluarkan menjelang pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina yang dijadwalkan berlangsung pada Senin dini hari. Henry menekankan bahwa menang atau kalah adalah hal biasa dalam olahraga, namun menjaga situasi tetap kondusif adalah prioritas utama.

Polda NTT memahami tingginya antusiasme masyarakat menyambut laga besar tersebut. Namun, euforia diharapkan tetap diwujudkan dengan sikap dewasa, saling menghormati, dan mengedepankan keselamatan.

Larangan Miras dan Pengeras Suara Berlebihan

Masyarakat yang menggelar nonton bareng (nobar) diminta menjaga suasana tetap nyaman bersama keluarga, sahabat, maupun tetangga. Perbedaan dukungan tim tidak boleh memicu perselisihan.

Secara spesifik, kepolisian meminta warga tidak mengonsumsi minuman keras maupun narkoba saat menyaksikan pertandingan. Mengingat laga berlangsung dini hari, warga juga diminta tidak menggunakan pengeras suara secara berlebihan agar tidak mengganggu warga lain yang sedang beristirahat.

Pengamanan Humanis

Usai pertandingan, masyarakat diimbau langsung kembali ke rumah masing-masing. Henry menegaskan larangan melakukan konvoi kendaraan maupun aksi ugal-ugalan di jalan raya yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Untuk memastikan kelancaran acara, seluruh jajaran Polda NTT dan Polres akan melakukan pengamanan di berbagai lokasi nobar secara humanis.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati Final Piala Dunia dengan rasa aman, nyaman, dan penuh kebersamaan. Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Nusa Tenggara Timur adalah masyarakat yang cinta damai, menjunjung sportivitas, dan mampu menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif," pungkas Henry. (Ant/H-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |