Uji coba perjalanan pagi LRT Jabodebek.(Dok. LRT Jabodetabek)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan uji coba perjalanan LRT Jabodebek untuk mendukung mobilitas masyarakat yang akan menggunakan Kereta Cepat Whoosh dari Stasiun Halim pada keberangkatan awal. Adapun uji coba tersebut berlangsung selama 3 hari, mulai Kamis (17/9) hingga Sabtu (19/9).
Uji coba perjalanan LRT Jabodebek dilakukan pada relasi Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia-Jatimulya dengan keberangkatan awal pukul 05.30 WIB. Selanjutnya mengikuti jadwal reguler pukul 06.05 WIB dan seterusnya.
Perjalanan LRT Jabodebek tersebut dijadwalkan tiba di Stasiun Halim pada pukul 05.54 WIB, sehingga memberikan waktu sekitar 31 menit bagi masyarakat untuk melanjutkan perjalanan menuju stasiun kereta cepat Whoosh keberangkatan awal pukul 06.25 WIB.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan uji coba menjadi bagian dari upaya LRT Jabodebek demi menghadirkan layanan yang semakin terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat.
“Uji coba ini dilakukan untuk memberikan alternatif perjalanan yang lebih awal bagi masyarakat, khususnya pengguna yang akan melanjutkan perjalanan menggunakan Kereta Cepat Whoosh pada keberangkatan pagi. KAI ingin memastikan konektivitas antarmoda dapat semakin memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanannya,” kata Radhitya.
LRT Jabodebek memiliki konektivitas dengan kereta cepat Whoosh melalui Stasiun Halim sehingga masyarakat dapat memanfaatkan transportasi publik secara berkesinambungan dalam perjalanan menuju berbagai tujuan.
Bagi masyarakat yang akan menuju Bandung menggunakan Whoosh pada keberangkatan awal dari Stasiun Halim, uji coba perjalanan lebih awal tersebut memberikan pilihan untuk memulai perjalanan menggunakan LRT Jabodebek sebelum melanjutkan perjalanan dengan Kereta Cepat Whoosh.
“Selama ujicoba, LRT Jabodebek akan melakukan evaluasi untuk terus meningkatkan layanan dan konektivitas antarmoda, dengan tetap mengutamakan keselamatan, keandalan, dan kenyamanan pengguna,” tukas Radhitya.
Foto: Dok LRT Jabodebek


















































