REPUBLIKA.CO.ID, DHARMASRAYA, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya, Sumatera Barat, secara resmi membuka seleksi terbuka untuk delapan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Proses seleksi ini digelar untuk menjaring Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki kompetensi dan kapasitas kepemimpinan mumpuni.
"Melalui proses seleksi yang terbuka, kita berharap mendapatkan pejabat yang benar memiliki kompetensi, integritas, dan komitmen untuk bekerja dan kontribusi terbaik untuk daerah," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Dharmasraya, Medison, di Pulau Punjung, Senin.
Medison menjelaskan, seleksi ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Dharmasraya dalam menerapkan manajemen sumber daya manusia berbasis kualifikasi. Ia menegaskan bahwa ASN berkualitas menjadi kekuatan penting dalam mendukung visi dan misi Bupati Annisa Suci Ramadhani serta mewujudkan pelayanan pemerintahan yang baik.
Delapan Posisi Strategis yang Dibuka
Berdasarkan Surat Pengumuman Nomor 800.1.4/1251/PANSEL/JPT-2026 tertanggal 4 September 2026, terdapat delapan posisi strategis yang lowong. Adapun jabatan yang dibuka meliputi:
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Selanjutnya, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran.
Jadwal, Persyaratan, dan Tahapan Seleksi
Pendaftaran seleksi dibuka pada 7 hingga 21 September 2026 melalui platform ASN Karier menggunakan akun MyASN masing-masing peserta. Setiap peserta diperbolehkan melamar paling banyak dua jabatan.
Persyaratan umum bagi pelamar antara lain berstatus sebagai PNS, berpendidikan paling rendah S1 atau D4 yang sesuai dengan jabatan, serta memiliki pangkat atau golongan ruang minimal Pembina (IV/a). Selain itu, usia pelamar paling tinggi 56 tahun saat pelantikan dan memiliki pengalaman jabatan terkait paling kurang lima tahun secara kumulatif.
Adapun tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, ujian asesmen, kompetensi manajerial dan sosial kultural, presentasi makalah, wawancara, serta penilaian rekam jejak. Bobot penilaian terdiri dari ujian asesmen sebesar 25 persen, presentasi makalah 20 persen, wawancara 35 persen, dan rekam jejak 20 persen.
Seleksi administrasi dijadwalkan pada 22-24 September 2026, dilanjutkan ujian asesmen pada 29-30 September. Presentasi makalah dan wawancara akan digelar pada 5-6 Oktober, serta penilaian rekam jejak pada 7-8 Oktober 2026. Hasil seleksi rencananya diumumkan pada 9 Oktober 2026, untuk selanjutnya disampaikan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

1 week ago
22

















































