REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA, – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, menegaskan pentingnya menjaga ekosistem sagu sebagai penopang ketahanan pangan, pelestarian budaya, serta penggerak kemandirian ekonomi masyarakat. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Jayapura Abisai Rollo di Jayapura pada Senin.
Abisai Rollo menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan pelestarian sagu yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian budaya lokal. Komitmen ini akan diwujudkan melalui langkah konkret berupa regulasi.
"Untuk itu kami akan mendorong adanya regulasi untuk melindungi dusun sagu di Kampung Skouw dan juga Kampung Yoka," kata Rollo.
Apresiasi untuk Inovasi Sosial Berbasis Kearifan Lokal
Wali Kota Abisai Rollo memberikan apresiasi kepada Polresta Jayapura Kota yang telah mengangkat kembali nilai strategis sagu sebagai identitas dan sumber kehidupan masyarakat Papua. Hal ini dilakukan melalui kegiatan eksplore sagu di Kampung Skouw Yambe, Distrik Muara Tami.
"Dari dulu hingga sekarang masyarakat Skouw hidup dari kelapa, pinang, dan sagu sehingga melalui kegiatan seperti ini, kita diingatkan kembali bahwa seluruh bagian dari pohon sagu memiliki manfaat besar bagi kehidupan masyarakat," ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa kegiatan eksplore dusun sagu merupakan bagian dari inovasi sosial berbasis kearifan lokal yang diinisiasi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat dan generasi muda. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesadaran kolektif.
"Dengan demikian kami harapkan melalui kegiatan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem sagu sebagai penopang ketahanan pangan, pelestarian budaya, serta penggerak kemandirian ekonomi masyarakat Papua," kata Rollo lagi.
Warisan Budaya dan Sumber Kehidupan
Kapolresta Jayapura Kota, Komisaris Besar Polisi Frederickus Maclarimboen, menegaskan bahwa eksplore sagu merupakan bentuk kepedulian agar masyarakat tidak melupakan sagu sebagai warisan budaya dan sumber kehidupan masyarakat Papua. Pihaknya berharap perhatian terhadap komoditas ini terus meningkat.
"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat mendorong perhatian berbagai pihak untuk terus menjaga keberlangsungan hutan sagu dan meningkatkan nilai ekonominya," kata Kombes Pol Frederickus.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

2 hours ago
3
















































