REPUBLIKA.CO.ID, SALEMBA -- Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (MM FEB UI) resmi meraih kembali akreditasi internasional dari Association of MBAs (AMBA) untuk periode lima tahun ke depan. Keputusan tersebut disampaikan melalui surat resmi tertanggal 13 Februari 2026 yang ditujukan kepada Dekan FEB UI, Yulianti Abbas, PhD, pada Jumat (13/2/2026) lalu.
Dalam surat tersebut, Director of Accreditation AMBA, Katherine O’Flynn, menyampaikan International Accreditation Advisory Board telah mengesahkan laporan panel asesor setelah kunjungan asesmen yang dilaksanakan pada November 2025. Berdasarkan hasil tersebut, AMBA kembali menganugerahkan akreditasi kepada MM FEB UI sebagai program Master of Business Administration (MBA) untuk periode lima tahun, melanjutkan capaian yang pertama kali diraih sejak 2018.
Ketua Program Studi MM FEB UI Prof Rofikoh Rokhim, PhD mengatakan pemberian akreditasi selama lima tahun ini menjadi capaian penting, mengingat dalam praktiknya banyak institusi memperoleh periode akreditasi yang lebih pendek, seperti tiga tahun, sebagai bagian dari siklus peningkatan berkelanjutan. Periode lima tahun mencerminkan tingkat kepercayaan yang lebih tinggi dari asesor internasional terhadap kualitas tata kelola program, kekuatan kurikulum, serta keberlanjutan strategi pengembangan akademik MM FEB UI.
Sebagai lembaga akreditasi internasional yang berpusat di Inggris, AMBA dikenal sebagai salah satu akreditasi top-tier bagi sekolah bisnis di dunia dengan fokus khusus pada program MBA, DBA, dan Master’s in Management. Secara global, hanya sekitar 300 sekolah bisnis yang berhasil memperoleh akreditasi AMBA, atau sekitar 2–3 persen dari seluruh sekolah bisnis di dunia, menjadikannya pengakuan yang sangat selektif dan prestisius.
Prof Rofikoh mengatakan reakreditasi AMBA menegaskan pengakuan internasional terhadap mutu akademik, kualitas pengajaran, serta relevansi kurikulum MM FEB UI dalam menjawab tantangan global. "Pencapaian ini merupakan hasil dari proses transformasi berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, inovasi kurikulum, serta pengembangan ekosistem akademik yang inklusif dan relevan," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Republika, Senin (2/3/2026).
Sebagai lembaga dengan standar penilaian yang ketat, AMBA mengevaluasi kualitas pengajaran, desain kurikulum, pengalaman mahasiswa, hingga dampak kepemimpinan lulusan. Standar tersebut memastikan hanya program MBA berkaliber tinggi yang dapat memperoleh dan mempertahankan akreditasi.
Melalui capaian ini, FEB UI semakin mengukuhkan posisinya di tingkat internasional. Bersama akreditasi global lainnya yang dimiliki, FEB UI menjadi satu-satunya sekolah bisnis di Indonesia yang berhasil meraih status double crown, yaitu pengakuan bergengsi bagi institusi yang memperoleh dua dari tiga akreditasi internasional utama yakni AACSB, AMBA, dan EQUIS.
"Secara global, hanya sebagian kecil sekolah bisnis yang mampu mencapai kombinasi akreditasi elit ini, menjadikannya simbol kualitas pendidikan manajemen kelas dunia. Pencapaian tersebut juga menjadi langkah strategis menuju target triple crown, yang saat ini hanya diraih oleh sekitar satu persen sekolah bisnis di dunia," kata Prof Rofikoh.

2 hours ago
2

















































