Pertamina Patra Niaga Percepat Normalisasi Distribusi BBM di Kalimantan Barat

8 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mempercepat normalisasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Barat dengan memperkuat pasokan ke terminal dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Langkah tersebut dilakukan untuk mengatasi antrean di sejumlah SPBU sekaligus menjaga ketersediaan BBM bagi masyarakat.

Pertamina menyatakan pasokan BBM menuju Integrated Terminal (IT) Pontianak berjalan sesuai rencana. Sejumlah kapal pengangkut BBM telah tiba dan proses penerimaan serta pembongkaran muatan terus dilakukan untuk memperkuat stok di terminal.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga Edi Mangun mengatakan, perusahaan terus mengoptimalkan penerimaan dan penyaluran pasokan guna mempercepat pemulihan distribusi BBM di Kalimantan Barat.

“Kami memahami kekhawatiran masyarakat atas antrean yang terjadi di sejumlah SPBU. Saat ini, kapal-kapal pengangkut BBM telah tiba dan proses penerimaan pasokan terus berlangsung. Pertamina terus mengoptimalkan penerimaan dan penyaluran pasokan untuk memperkuat ketersediaan stok serta mempercepat normalisasi distribusi di wilayah Kalimantan Barat,” ujar Edi dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).

Menurut Edi, pengiriman BBM dari terminal menuju SPBU di Kota Pontianak dan wilayah sekitarnya kini dilakukan lebih awal, mulai pukul 00.00 WIB, agar pasokan lebih cepat tersedia di SPBU.

Hingga Rabu pagi, pengiriman BBM ke sejumlah SPBU telah berlangsung dan penyaluran akan ditambah secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan. Pertamina juga menerapkan strategi build up stock dengan menambah stok di SPBU sebelum mencapai batas minimum untuk mengurangi risiko kekosongan.

Sejak Senin, Pertamina telah menyalurkan tambahan pasokan BBM sebanyak 176 kiloliter secara bertahap. Penambahan pasokan diprioritaskan ke SPBU yang mengalami lonjakan permintaan dan kepadatan kendaraan.

Selain itu, sejumlah SPBU memperpanjang jam operasional hingga tengah malam untuk meningkatkan kapasitas pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan pasokan yang terus diperkuat dan berbagai langkah antisipasi yang kami lakukan, Pertamina terus memastikan distribusi BBM berjalan secara optimal. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pihak terkait lainnya agar proses penyaluran berjalan aman, tertib, dan lancar,” kata Edi.

Pertamina juga meningkatkan pemantauan penyaluran BBM di SPBU dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum untuk mendukung kelancaran distribusi dan pengaturan arus kendaraan di lokasi yang mengalami kepadatan.

Edi mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan kapasitas kendaraan agar distribusi dapat berlangsung lebih merata.

“Kami mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan kapasitas kendaraan. Dengan membeli secukupnya, masyarakat turut membantu menjaga ketersediaan BBM dan memberikan kesempatan bagi masyarakat lainnya untuk mendapatkan pelayanan dengan lebih tertib,” ujar Edi.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |