PLN: Krisis Pasokan Batu Bara Jadi Faktor Utama Gangguan Kelistrikan Jawa

3 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT PLN (Persero) mengungkapkan krisis pasokan batu bara kalori menengah menjadi faktor utama yang memengaruhi sistem kelistrikan di Pulau Jawa hingga menyebabkan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan pasokan batu bara kalori menengah merupakan kebutuhan penting bagi sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang menjadi tulang punggung pasokan listrik di Jawa. Kendala pasokan tersebut berdampak pada kemampuan pembangkit dalam menjaga keandalan sistem.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, PLN mempercepat proses kontrak dengan pemasok batu bara yang telah mendapatkan penugasan dari pemerintah agar pasokan energi primer dapat segera masuk ke pembangkit.

"Kami juga mengapresiasi para pemasok batu bara yang telah mendapatkan penugasan dari pemerintah dan telah menandatangani kontrak dengan PT PLN (Persero) maupun pembangkit milik mitra kami. Selain itu, kami mempercepat proses penandatanganan kontrak dengan para pemasok batu bara, terutama pemasok batu bara kalori menengah yang telah memperoleh penugasan dari pemerintah," kata Darmawan dalam keterangannya, Sabtu (20/6/2026).

PLN juga melakukan koordinasi intensif dengan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara untuk mempercepat proses administrasi dan distribusi pasokan batu bara ke berbagai pembangkit.

"Dalam proses ini, kami berkoordinasi secara intensif dan berkelanjutan dengan tim Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara agar proses penandatanganan kontrak dapat berjalan cepat," ujarnya.

Seiring dengan percepatan tersebut, pasokan batu bara kalori menengah mulai mengalir ke sejumlah PLTU di Pulau Jawa, baik yang dioperasikan PLN maupun Independent Power Producer (IPP). "Saat ini, proses penyaluran batu bara kalori menengah mulai mengalir ke PLTU di sejumlah wilayah Pulau Jawa, baik PLTU milik PLN maupun PLTU milik mitra kami atau Independent Power Producer (IPP)," kata Darmawan.

Untuk wilayah Jawa bagian barat, pasokan telah mulai disalurkan ke PLTU Lontar, PLTU Labuan, PLTU Suralaya Unit 1 hingga 5, PLTU Jawa 7, PLTU Jawa 9 dan 10, serta PLTU Indramayu. Sementara di Jawa bagian timur, pasokan mulai mengalir ke PLTU Paiton Unit 1 dan 2, PLTU Paiton Unit 9, PLTU Rembang, PLTU Pacitan, dan PLTU Tanjung Awar-Awar.

PLN berharap masuknya pasokan batu bara ke sejumlah pembangkit tersebut dapat mempercepat pemulihan sistem kelistrikan Jawa. Perusahaan juga terus melakukan langkah-langkah perbaikan untuk memastikan pasokan listrik kembali normal dan andal bagi masyarakat.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |