PM Inggris Keir Starmer Siap Mundur Jika Figur Ini Menang Pemilu Sela

8 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dilaporkan tengah membuka peluang untuk mundur jika Walikota Greater Manchester Andy Burnham berhasil memenangkan pemilihan sela di Makerfield pada 18 Juni mendatang.

Meski Downing Street secara publik menegaskan PM akan bertahan, sumber internal kabinet membisikkan hal sebaliknya. Secara pribadi, Starmer disebut kurang menantang dan siap mempertimbangkan semua opsi demi stabilitas negara.

Sementara itu, untuk mencegah kekacauan faksi di internal Partai Buruh, Starmer didesak tidak mengumumkan pengunduran diri sebelum pemilihan sela usai. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun begitu, Downing Street bersikeras bahwa Perdana Menteri tidak akan mundur dan terus percaya bahwa Starmer dapat terus menjalankan tugasnya, meskipun sekitar 100 anggota parlemen Partai Buruh menyerukan agar ia mundur.

Seorang menteri Kabinet yang tetap setia kepada Starmer mengatakan bahwa ia kurang tegas secara pribadi, sehingga membuka semua kemungkinan.

"Saya rasa dia tidak pernah menentang. Itu bukan kepribadiannya. Saya pikir dia mencoba mencari jalan keluar yang paling bertanggung jawab bagi negara ini dan ini semua tentang stabilitas," kata menteri kabinet itu kepada The Telegraph pada Jumat (15/4).

[Gambas:Youtube]

"Dia adalah tipe orang yang selalu mempertimbangkan semua opsi," lanjutnya.

Sumber tersebut mengatakan mereka mendesak Starmer untuk tidak mengumumkan pengunduran diri sebelum pemilihan sela, dengan alasan untuk menghindari kekacauan. 

Jika hal tersebut terjadi, faksi ego Al Carns menilai akan terjadi kekacauan, di mana akan muncul kubu pro-Andy, kubu anti-Andy, kubu 'siapa pun selain Streeting'. 

Meskipun begitu, keputusan Starmer untuk mundur diperkirakan tidak akan terjadi hingga pemilihan sela berakhir.

Ancaman Reformasi Kerajaan Inggris

Langkah Burnham untuk melenggang ke parlemen dipastikan tidak mudah. Partai Buruh harus menghadapi pertempuran elektoral yang sengit melawan Reform UK.

Partai pimpinan Nigel Farage tersebut sedang di atas angin setelah meraup 50 persen suara pada pemilihan lokal bulan ini, jauh mengungguli Partai Buruh yang hanya mengantongi 22 persen suara. Farage bahkan menegaskan telah menerjunkan puluhan aktivis ke Makerfield untuk menjegal Burnham.

"Jika Andy Burnham berpikir dia dapat dengan mudah masuk sebagai pemimpin Pemerintahan Partai Buruh yang gagal ini, kami akan memberi mereka kejutan yang sangat buruk," kata Farage dikutip dari The Telegraph, Sabtu (16/5).

Sebelumnya, Komite Eksekutif Nasional Partai Buruh diketahui telah menyetujui Burnham untuk mencalonkan diri sebagai kandidat di Makerfield, Jumat (15/5). Seleksi kandidat akan berlangsung pada Kamis dan Burnham diperkirakan akan terpilih.

Harapan untuk penobatan Burnham dapat digagalkan oleh Wes Streeting, yakni mantan Menteri Kesehatan dari sayap kanan Partai Buruh. Sekutunya mengindikasikan bahwa Streeting juga akan mencalonkan diri.

Kemenangan dalam pemilihan sela pada Juni akan membuat Walikota Greater Manchester menjadi anggota parlemen dan dengan demikian memenuhi syarat untuk kepemimpinan Partai Buruh.

Pemilihan sela Makerfield diperkirakan akan dijadwalkan pada 18 Juni, yang berarti Burnham dapat kembali ke Dewan Perwakilan Rakyat dalam waktu kurang lebih satu bulan.

(dis/ins)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |