REPUBLIKA.CO.ID, AMBON, – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku bekerja sama dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Maluku untuk meningkatkan upaya pencegahan konflik sosial melalui penguatan pendidikan karakter, toleransi, dan wawasan kebangsaan bagi generasi muda.
Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto menyatakan bahwa pendidikan karakter adalah investasi jangka panjang yang penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat kehidupan sosial masyarakat. Hal ini disampaikan dalam audiensi dengan Kepala BPMP Provinsi Maluku, La Mansur, di Mapolda Maluku, Ambon, Kamis.
Irjen Pol Dadang menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan kebangsaan sejak dini agar generasi muda tidak mudah terpengaruh informasi yang berpotensi memecah belah persatuan. “Edukasi merupakan langkah penting untuk membentengi anak-anak dan generasi muda dari isu-isu negatif,” ujarnya.
Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi antara sektor pendidikan dan kepolisian dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan toleran. Kapolda menjelaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pembangunan karakter generasi muda sebagai agen perdamaian.
Dalam konteks Maluku yang beragam dalam agama, budaya, dan adat istiadat, pendidikan toleransi dinilai penting untuk memperkuat kohesi sosial dan menjaga persatuan. “Kami berharap dapat dibangun pola pembelajaran yang mempererat hubungan antara anak-anak Muslim dan Nasrani,” jelas Kapolda.
Kapolda Maluku juga mendorong lahirnya program kolaboratif yang menyentuh pelajar, terutama di wilayah rawan konflik. Kegiatan seperti pelatihan baris-berbaris, disiplin berlalu lintas, dan pendidikan karakter dapat menanamkan nilai kedisiplinan, kebersamaan, serta cinta damai kepada generasi muda.
Rencana melibatkan pelajar dari berbagai daerah dalam kegiatan edukatif pada peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 tahun 2026 juga diungkapkan. Sementara itu, Kepala BPMP La Mansur menyampaikan apresiasi atas dukungan Polda Maluku terhadap program peningkatan mutu pendidikan dan pembentukan karakter.
Kedua pihak juga membahas kerja sama dalam pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan, pendidikan antikorupsi, literasi digital, dan peningkatan kesadaran hukum bagi pelajar. Keterlibatan generasi muda diharapkan dapat memperkuat persatuan dan menumbuhkan tanggung jawab menjaga keamanan dan keharmonisan sosial di Maluku.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

2 hours ago
1

















































