Barang bukti yang berhasil disita Polisi dari pelaku begal di perkebunan karet Cikumpay Purwakarta.(MI/Reza Sunarya)
JAJARAN Polres Purwakarta berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau begal yang meresahkan masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Pengungkapan ini dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan terkait aksi perampasan yang menimpa dua korban.
Peristiwa pembegalan tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 01.30 WIB. Lokasi kejadian berada di kawasan Perkebunan Karet Cikumpay, Kabupaten Purwakarta. Saat itu, kedua korban tengah dalam perjalanan menuju rumah atasan mereka untuk menyetorkan uang hasil penjualan.
Di tengah perjalanan yang sepi, korban diberhentikan oleh sejumlah orang. Para pelaku diduga langsung mengacungkan senjata tajam dan melontarkan ancaman guna menguasai harta benda milik korban. Akibat aksi tersebut, korban kehilangan uang tunai sebesar Rp8.030.000 serta dua telepon seluler, yakni Samsung warna hitam dan Oppo warna biru.
Merespons laporan tersebut, Satreskrim Polres Purwakarta bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pengejaran. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan empat terduga pelaku yang seluruhnya merupakan warga Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta.
Keempat terduga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial:
- S, 32
- AF, 23
- R, 25
- IN, 24
Selain menangkap para pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang berkaitan langsung dengan tindak pidana tersebut, termasuk uang tunai Rp8.030.000 dan dua ponsel milik korban yang sempat dirampas.
Petugas juga mengamankan berbagai barang yang diduga digunakan pelaku saat beraksi, di antaranya:
- Satu celurit dan satu pisau.
- Satu sepeda motor Honda CRF dan satu Honda PCX.
- Empat handphone dan tiga dompet.
- Satu senjata keling serta alat yang diduga digunakan sebagai bong.
Kasat Reskrim Polres Purwakarta, Ajun Komisaris I Made Purwantara, menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan bentuk respons cepat kepolisian atas laporan masyarakat. "Dalam pengungkapan ini, empat orang ditangkap bersama sejumlah barang bukti untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," ujar I Made Purwantara, Selasa (25/8).
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman intensif untuk mengungkap peran masing-masing pelaku secara menyeluruh. Polisi juga terus mengumpulkan alat bukti guna memastikan seluruh rangkaian kejadian sesuai dengan hasil pemeriksaan hukum. (I-2)












































