Polresta Sumenep Dirikan Tiga Posko Terpadu Cari Korban KMP Virgo Transport 8

14 hours ago 7

REPUBLIKA.CO.ID, SUMENEP, – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sumenep, Jawa Timur, mendirikan tiga posko terpadu untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban hilang kontak KMP Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Kapal yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin itu dilaporkan mengalami kecelakaan pada Minggu, 13 September 2026.

Kapolres Sumenep, Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, menyatakan ketiga posko tersebut telah beroperasi penuh sejak Senin malam. "Ada tiga posko yang kami dirikan dan mulai hari ini telah beroperasi," ujarnya di Sumenep.

Adapun ketiga posko itu berlokasi di Mapolresta Sumenep, Pelabuhan Kalianget, dan Polsek Masalembu. Pendirian posko ini merupakan langkah kesiapsiagaan sekaligus untuk memperkuat koordinasi lintas instansi dalam proses pencarian korban.

Koordinasi Lintas Instansi Diperkuat

Kombes Pol Ariek menjelaskan bahwa pihaknya terus memperkuat kesiapan personel dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. "Kami juga terus berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, KSOP, pemerintah daerah, unsur kesehatan, pihak pelabuhan, serta seluruh pihak terkait," jelasnya.

Selain mendirikan posko, Polresta Sumenep juga mengerahkan bantuan dari para nelayan di kepulauan setempat. Mereka diminta untuk ikut memantau dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban saat melaut.

Kronologi dan Data Korban

Informasi hilang kontak kapal diterima sekitar pukul 02.05 WITA pada Minggu, 13 September 2026. Data sementara menunjukkan KMP Virgo Transport 8 membawa sekitar 243 orang, yang terdiri dari 213 penumpang dan 30 awak kapal.

Berdasarkan rilis dari Kementerian Perhubungan, tim SAR gabungan telah berhasil menemukan dan mengevakuasi 114 korban di perairan Masalembo, Laut Jawa, hingga Senin pukul 11.00 WITA. Dari jumlah tersebut, 108 orang dinyatakan selamat, sedangkan enam lainnya meninggal dunia.

Dari total 114 korban yang ditemukan, sebanyak 86 orang telah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Rombongan itu terdiri atas 85 korban selamat dan satu korban meninggal dunia. Sementara itu, 28 korban lainnya masih dalam proses evakuasi menuju Banjarmasin, dengan rincian 23 orang selamat dan lima orang meninggal dunia.

"Malam ini kami juga menggelar doa bersama untuk para korban dan berharap para keluarga korban diberi ketabahan atas musibah yang terjadi," tutup Kombes Pol Ariek Indra Sentanu.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |