Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Republik Indonesia ke-8 Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia menjadi negara paling atas yang aman jika terjadinya Perang Dunia 3.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam Rapat Kabinet Merah Putih pada Rabu (8/4) yang membahas situasi global dan keamanan internasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau terjadi Perang Dunia 3, negara mana yang aman? Indonesia termasuk papan atas. Sekarang kau ke Bali lihat tuh berapa orang Rusia ke situ? berapa (orang) Ukraina ke situ?" ujar Prabowo.
Ia menilai kehadiran warga negara asing (WNA), termasuk dari Rusia dan Ukraina, di Bali menunjukkan Indonesia dipandang sebagai negara yang relatif aman di tengah konflik internasional.
Prabowo sebelumnya juga menyinggung kekhawatiran para pemimpin dunia terhadap potensi pecahnya Perang Dunia 3 saat menghadiri agenda 'Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026' di Sentul, Bogor, Senin (2/2).
"Saudara-saudara, saya baru pulang dari Eropa dan hadir di Davos. Puluhan kepala negara hadir, hampir semua merisaukan pecahnya Perang Dunia 3," katanya.
Meningkatnya ketegangan global, termasuk konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran, disebut memicu kekhawatiran sejumlah negara terhadap kemungkinan eskalasi konflik berskala besar.
Dilansir Mirror, Indonesia berada di peringkat keenam negara paling aman apabila Perang Dunia 3 terjadi.
Sejak merdeka pada 1945, Indonesia memiliki kebijakan luar negeri yang netral, atau tidak memihak dalam sebuah konflik.
Presiden pertama Indonesia Soekarno, menggambarkan kebijakan luar negeri Indonesia sebagai "bebas dan aktif."
Artinya, Indonesia bertindak secara independen dalam urusan internasional, dengan memprioritaskan perdamaian dunia di atas segalanya.
(rnp/bac)
Add
as a preferred source on Google

12 hours ago
2
















































