Jakarta, CNBC Indonesia-Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya bekerja lebih keras untuk menyelamatkan uang negara. Menurutnya sudah terlalu lama kekayaan negara dirampok oleh sekelompok orang.
"Berapa ribu kali saya harus tekankan, bekerja di pemerintah adalah pengorbanan dan pengabdian, sudah terlalu lama kekayaan bangsa dan rakyat di rampok, terlalu lama," ungkap Prabowo saat acara Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara serta Hasil Penguasaan Kembali Kawasan Hutan Tahap VI, di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/4/2026)
Awal masa jabatan, Prabowo mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 5 Tahun 2025 untuk mengatur mengenai penertiban kawasan hutan serta menetapkan pembentukan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).
"Saya membentuk Satgas PKH, kalau ada yang mengancam Satgas dia mengancam Presiden RI," jelasnya.
Prabowo akan terus berupaya untuk menyelamatkan uang negara melalui berbagai kebijakan penegakan hukum. Undang-undangan Dasar 1945 sebagai landasan agar tidak ada lagi kekayaan negara yang dirampok.
"Saya akan gunakan itu untuk menegakkan hukum saudara-saudara tanpa pandang bulu tanpa melihat siapa," tegas Prabowo.
Dia meminta seluruh jajaran tetap berkomitmen dalam penegakan hukum. "Sekali lagi pekerjaan kita masih berat, perjalanan masih panjang, kebocoran masih terjadi penyelundupan masih terjadi," ujarnya.
"Panglima TNI, Kapolri, Menkeu, anda punya lembaga-lembaga yang tugasnya untuk menghentikan penyelundupan, gunakan wewenang untuk menegakkan itu semua lembaga di tiap tingkatan harus kerja sama untuk tegakkan hukum saya sangat setuju."
(mij/mij)
[Gambas:Video CNBC]

14 hours ago
2

















































