Jakarta, CNBC Indonesia - Honda Prospect Motor mulai memberi sinyal arah elektrifikasi di Indonesia. Namun, perusahaan menegaskan, keputusan final masih dalam tahap perhitungan.
Presiden Direktur Honda Prospect Motor (HPM) yang baru Masanao Kataoka mengatakan dorongan pemerintah terhadap kendaraan listrik menjadi faktor penting. Ia menilai arah kebijakan tersebut harus direspons secara serius oleh produsen otomotif.
"Indonesia juga sudah mulai mendorong elektrifikasi, jadi tentu kami perlu mengikuti arah tersebut," kata Masanao dalam Presidential Handover Ceremony HPM di kantor HPM Sunter, Senin (30/3/2026).
Ia menjelaskan Honda sebenarnya sudah memiliki pengalaman global dalam menghadirkan kendaraan elektrifikasi. Hal ini menjadi modal awal sebelum memperluas pasar di Indonesia.
"Kami sudah memiliki contoh model hybrid, jadi sekarang kami sedang mempertimbangkan bagaimana memperkenalkan model tersebut di Indonesia," ujarnya.
Ekspansi kendaraan elektrifikasi tetap menjadi bagian dari rencana jangka panjang Honda. Namun implementasinya akan disesuaikan dengan kondisi tiap negara.
"Kami ingin memperluas model-model elektrifikasi ke depan," kata dia.
Masanao mengakui, masih mempelajari perilaku pasar Indonesia, apalagi hari ini baru dilantik sebagai Presdir HPM yang baru. Oleh karena itu, keputusan strategis belum bisa diambil dalam waktu dekat.
"Saya belum mengetahui kondisi aktual pasar Indonesia karena saya baru tiba beberapa hari lalu," ujarnya.
Honda akan terlebih dahulu mengumpulkan data pasar secara menyeluruh. Langkah ini dianggap penting untuk meminimalkan risiko.
"Kami akan memeriksa kondisi pasar dan kemudian mempertimbangkan strategi kami," katanya.
Terkait isu global, Masanao memastikan perubahan strategi di Amerika Serikat tidak berdampak langsung ke Indonesia. Ia menekankan bahwa pendekatan tetap bersifat global.
"Pada dasarnya tidak. Kami tetap mempertimbangkan strategi kendaraan listrik secara global," ujarnya.
Menurutnya, arah kebijakan dari kantor pusat akan menjadi acuan utama. Namun, implementasi tetap mempertimbangkan kondisi lokal.
"Kantor pusat sedang memikirkan bagaimana memperkenalkan elektrifikasi di seluruh dunia," kata dia.
Ia memastikan Honda akan segera memberikan kejelasan strategi setelah proses kajian selesai. Transparansi kepada publik juga menjadi komitmen perusahaan.
"Secepatnya kami akan menentukan arah, dan pada saat itu kami akan membagikannya," ujarnya.
(dce)
Addsource on Google

1 hour ago
3

















































