Presiden Perintahkan Perbaikan Iklim Kompetisi Sepak Bola Nasional

6 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir serta Pelatih Tim Nasional Indonesia John Herdman ke Hambalang, Jawa Barat. Dalam video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden, terlihat ketiga tokoh tersebut terlibat diskusi di sebuah ruangan di kediaman Kepala Negara.

Dalam cuplikan video, Herdman tampak menceritakan anaknya yang sedang menjalani proses menuju kelulusan sekolah. Erick sesekali ikut menimpali percakapan. Presiden Prabowo lebih banyak mendengarkan penuturan Herdman dan Erick.

Di balik suasana santai yang terlihat dalam video, inti pertemuan tersebut membahas sejumlah hal penting. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, pertemuan itu dilakukan untuk membahas perkembangan dan rencana penguatan sepak bola nasional.

Menurut Prasetyo, ketiga tokoh juga membicarakan langkah-langkah penguatan timnas Indonesia ke depan. Pembahasan itu mencakup tindak lanjut proses naturalisasi pemain yang baru saja memperoleh persetujuan.

Mereka juga membahas persiapan menghadapi berbagai agenda sepak bola internasional mendatang. Tidak hanya itu, pertemuan tersebut turut menyoroti upaya memperbaiki iklim kompetisi nasional agar mampu melahirkan pemain-pemain berkualitas untuk memperkuat tim nasional.

"Kalau dalam kapasitas beliau sebagai Ketua Umum PSSI, tentunya memperbaiki iklim kompetisi kita untuk bisa menghasilkan tim nasional yang hebat, yang tangguh, yang penuh semangat untuk bisa mewujudkan seluruh mimpi rakyat Indonesia, Timnas lolos ke Piala Dunia," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan pesan Presiden, seperti dikutip BPMI Sekretariat Presiden di Jakarta, Jumat.

Di tengah bergulirnya Piala Dunia 2026, pemerintah dinilai menaruh perhatian yang sangat besar terhadap masa depan prestasi olahraga, khususnya sepak bola.

Prasetyo menyatakan pemerintah sebenarnya sangat berharap skuad Garuda menembus turnamen paling bergengsi itu pada periode ini, yang kenyataannya tak berhasil lolos.

“Sebagaimana yang kita ketahui, kan kebetulan ini sudah jalan hampir satu minggu lebih ya, pesta Piala Dunia empat tahunan. Tadinya memang kita betul-betul berharap Timnas kita bisa lolos tahun ini, namun sementara masih belum,” ujarnya.

Dia menekankan pentingnya persiapan yang jauh lebih matang sejak dini dan penguatan internal skuad demi menghadapi agenda internasional terdekat, seperti FIFA Series tahun 2027.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |