QRIS Cross Border Indonesia-China Resmi Meluncur 30 April 2026

8 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) menyampaikan akan segera meluncurkan kerja sama Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) antarnegara dengan China. Direncanakan, peluncuran QRIS cross border Indonesia-China bakal dilakukan pada akhir April 2026 mendatang.

“QRIS antarnegara Indonesia-China diluncurkan pada 30 April 2026,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulan April 2026 yang digelar secara daring, Rabu (22/4/2026).

Peluncuran kerja sama QRIS cross border tersebut merupakan upaya BI dalam memperkuat implementasi langkah-langkah digitalisasi sistem pembayaran, sesuai dengan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030 untuk mendukung akselerasi ekonomi-keuangan digital nasional.

Kerja sama tersebut akan secara resmi menambah deretan negara yang warganya bisa menggunakan QR masing-masing di negara yang menjalin kerja sama. Negara tersebut yakni Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, dan Korea Selatan (Korsel).

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menerangkan, dalam proses uji coba penggunaan QRIS cross border Indonesia-China, antusiasme masyarakat tinggi. Uji coba QRIS cross border Indonesia-China diketahui dilakukan mulai 17 Agustus 2025, bertepatan dengan 80 tahun kemerdekaan RI.

“Kita lihat antusiasme dalam uji coba ini sangat besar. Dalam uji coba itu sendiri, volume transaksinya sudah mencapai 1,64 juta transaksi, nominalnya sudah mencapai Rp 556 miliar. Ini baru sandboxing atau baru uji coba. Jadi, nanti pada saat launching mudah-mudahan akan lebih tinggi lagi,” ungkapnya.

Fili menyebut, saat ini sudah ada 24 penyelenggara dari Indonesia yang terdiri atas 16 bank dan delapan lembaga selain bank yang ikut berkontribusi dalam pemanfaatan QRIS cross border Indonesia-China. Sementara dari China sendiri ada 19 penyelenggara.

“Jadi pada dasarnya, baik dari aspek teknis maupun aspek bisnis, ini sudah siap untuk diimplementasikan. Nanti istilahnya tanggal 30 kita akan gunting,” katanya.

Sebelumnya, kemudahan transaksi lintas negara makin terasa bagi masyarakat Indonesia. Dengan ekspansi QRIS ke Korea Selatan, warga kini bisa bertransaksi cukup dengan memindai kode QR melalui ponsel tanpa perlu menukar uang tunai.

Perluasan ini menambah daftar negara yang telah terhubung dengan sistem pembayaran digital Indonesia, setelah Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang. Hingga awal 2026, total transaksi QRIS lintas negara tercatat lebih dari 7,6 juta transaksi, didominasi kebutuhan wisata dan konsumsi harian.

Bagi masyarakat, sistem ini memberi kemudahan langsung. Nominal pembayaran otomatis dikonversi ke rupiah saat transaksi sehingga pengguna tidak perlu lagi menghitung kurs secara manual atau membawa uang tunai dalam jumlah besar.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |