Rp1 Kembali 5 Kali Lipat, Presiden Prabowo Sebut MBG Bikin Amerika Penasaran

1 month ago 9

Sejumlah siswa menikmati makanan bergizi gratis (MBG) di bawah tenda darurat SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Palembayan, Agam, Sumatera Barat, Jumat (23/1/2026). MBG mulai dibagikan untuk 97 siswa di sekolah terdampak bencana itu sejak Senin (19/1/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menjadi sorotan dunia, bahkan mulai dipelajari oleh pakar internasional termasuk dari Gedung Putih, Amerika Serikat. Program ini dinilai bukan sekadar bantuan pangan, melainkan investasi sosial dan ekonomi strategis yang mampu mengubah arah perputaran uang agar lebih banyak beredar di desa ketimbang tersedot ke kota atau ke luar negeri. Dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026), Kepala Negara menegaskan bahwa MBG adalah pilar penting menuju swasembada pangan yang memperkuat ketahanan nasional dari akar rumput.

Hingga saat ini, MBG telah menjangkau sekitar 60 juta penerima manfaat dalam satu tahun, melampaui keraguan berbagai pihak yang memprediksi kegagalan teknis berskala besar. Presiden mengungkapkan bahwa statistik keberhasilan program mencapai 99,99 persen, sebuah capaian yang menurutnya membuktikan efektivitas sistem distribusi gizi nasional. Secara ekonomi, program ini telah menggerakkan 22.275 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyerap bahan pangan dari petani dan peternak lokal. Jika target 82 juta penerima tercapai pada Desember 2026, MBG diproyeksikan mampu menciptakan hingga 5 juta lapangan kerja baru di tingkat desa.

Rockefeller Institute of Government merupakan lembaga penelitian kebijakan publik yang berbasis di New York, Amerika Serikat, dan berafiliasi dengan State University of New York (SUNY). Berfokus pada analisis berbasis data untuk membantu pemerintah dalam mengambil keputusan yang efektif, institut ini dikenal luas karena keahliannya dalam mengkaji kebijakan fiskal, kesehatan, dan pendidikan. Dalam konteks global, penilaian lembaga ini terhadap MBG sebagai "investasi terbaik" memperkuat kredibilitas program tersebut di mata komunitas internasional karena dianggap mampu memberikan imbal hasil ekonomi yang berlipat ganda bagi pembangunan sebuah negara.

Optimalkan Pangan Lokal

Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Papua Barat terus mengoptimalkan pemanfaatan komoditas pangan lokal dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan serta memberdayakan petani dan pedagang asli Papua.

Koordinator BGN Regional Papua Barat, Erika Vionita Werinussa, menjelaskan bahwa seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya secara rutin menyajikan menu berbasis pangan lokal. Selain itu, pihaknya juga menggandeng pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendukung kelancaran distribusi gizi tersebut.

sumber : Antara

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |