Hujan mengguyur kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2026).(MI/Agung Wibowo.)
PEMBANGUNAN ruang multifungsi (extended concourse) bawah tanah Bundaran HI seluas 4.439 meter persegi kini mencapai 24 persen pada Agustus 2026. Protek itu ditargetkan selesai Juni 2027.
"Targetnya ini menjadi hadiah lima abad Jakarta dan akan diresmikan saat perayaan HUT Jakarta," ujar Dirut PT ITJ Ferdiansyah Roestam di Jakarta, Selasa (25/8).
Ruang multifungsi bawah tanah Bundaran HI merupakan proyek PT MRT Jakarta (Perseroda) melalui anak usahanya, PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ).
Salah satu kendala dalam proyek itu, ujar dia, ialah Extended Councourse ruang bawah tanah pertama yang dilakukan di Indonesia. Oleh karena itu belum ada contoh untuk duplikasi.
Proyek senilai Rp148,2 miliar ini, kata dia, jika berhasil, akan diikuti dengan proyek extended concourse lain di Jakarta.
"Kami harus membaca peta pembangunan gedung-gedung di kawasan Bundaran HI dan juga membaca peta kabel bawah tanah," ucap dia.
Ruang multifungsi bawah tanah di Bundaran HI ini, terangnya, terhubung dengan bangunan yang ada di kawasan Bundaran HI. Muara pertama direncanakan terhubung langsung dengan Plaza Indonesia dan Grand Hyatt. Sementara itu, muara kedua akan terhubung langsung dengan Wisma Nusantara dan Hotel Pullman.
Selain itu, ruang multifungsi ini juga akan tersambung dengan Halte Transjakarta Bundaran HI melalui lift.
"Pengguna Transjakarta dapat mengaksesnya secara langsung dan terhubung dengan Stasiun MRT Jakarta," terang dia. (Ant/H-4)












































