Rumah Tahfiz Syekh Yusuf Segera Dibangun dari Tanah Wakaf

3 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR – Rumah Tahfiz Syekh Yusuf Al-Makassari segera dibangun setelah mendapatkan komitmen wakaf tanah dari Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (Peradi Profesional) Harris Arthur Hedar. Komitmen tersebut diumumkan bertepatan dengan penyelenggaraan Haul Akbar Syekh Yusuf Al-Makassari ke-3 di Kabupaten Gowa.

Harris mengatakan, tanah yang diwakafkan akan dituangkan dalam akta notaris sebelum diserahkan kepada Yayasan Syekh Yusuf Al-Makassari sebagai dasar pembangunan Rumah Tahfiz.

Menurut Harris, pembangunan Rumah Tahfiz diharapkan menjadi sarana untuk meneruskan ajaran dan keteladanan Syekh Yusuf kepada generasi muda melalui pendidikan Alquran dan penguatan nilai-nilai keislaman.

“Nilai-nilai yang diwariskan Syekh Yusuf, seperti persatuan, toleransi, dan pengabdian kepada bangsa, harus tetap dijaga dan diteruskan kepada generasi muda sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” kata Harris dalam keterangannya, Ahad (26/7/2026).

Ia mengatakan, Syekh Yusuf bukan hanya seorang ulama, tetapi juga pejuang yang menunjukkan keteguhan iman, keluasan ilmu, serta pengorbanan demi kemuliaan agama dan kemaslahatan umat.

“Dari Syekh Yusuf kita belajar bahwa keimanan bukan sekadar diucapkan, tetapi diwujudkan melalui keteguhan sikap, keluasan ilmu, dan kesediaan berkorban demi kemuliaan agama dan umat,” ujarnya.

Komitmen wakaf tersebut disampaikan dalam rangkaian Haul Akbar Syekh Yusuf Al-Makassari ke-3 yang mengusung tema “Menjaga Tauhid, Merawat Persatuan, Menerangi Peradaban”. Kegiatan berlangsung di Kompleks Masjid Syekh Yusuf, Katangka, Kabupaten Gowa, Sabtu (25/7/2026), dan dihadiri sekitar 1.500 jamaah serta tamu undangan dari berbagai daerah.

Hadir dalam kegiatan itu Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Umum Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Ketua DPRD Sulawesi Selatan Rachmatika Dewi, mantan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, serta mantan Bupati Jeneponto Iksan Iskandar.

Syekh Yusuf Al-Makassari lahir di Gowa pada 1626. Kiprahnya dalam menyebarkan Islam dan perjuangannya melawan penjajahan menjangkau Sri Lanka hingga Afrika Selatan.

Perjuangan Syekh Yusuf juga mendapat pengakuan internasional. Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela pernah menyebut Syekh Yusuf sebagai salah satu tokoh yang menginspirasi perjuangan melawan ketidakadilan dan apartheid.

Rangkaian Haul Akbar ditutup dengan ziarah ke makam Syekh Yusuf Al-Makassari atau Tuanta Salamaka yang diikuti ratusan jamaah untuk memanjatkan doa.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |