Rumah Zakat hadir melalui program Sumber Air Bersih untuk membantu masyarakat Kampung Cibuntu.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Bagi sebagian orang, air bersih mungkin mudah didapat. Cukup membuka keran, air mengalir dan kebutuhan sehari-hari pun terpenuhi.
Namun, kondisi berbeda pernah dirasakan warga Kampung Cibuntu RW 09, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Untuk mendapatkan air bersih, sebagian warga harus menempuh jarak cukup jauh.
Waktu, tenaga, dan biaya harus dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan dasar tersebut. Kondisi ini semakin terasa bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi dan warga lanjut usia.
Di tengah kondisi tersebut, Rumah Zakat hadir melalui program Sumber Air Bersih untuk membantu masyarakat Kampung Cibuntu.
Program ini menghadirkan akses air bersih yang lebih mudah dijangkau oleh warga. Kehadirannya diharapkan memberikan manfaat bagi lebih dari 1.500 warga di wilayah tersebut.
Kini, warga tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan air bersih. Kebutuhan memasak, mencuci, mandi, konsumsi, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya dapat dilakukan dengan lebih mudah.
Bagi sebagian orang, perubahan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi warga yang sebelumnya harus berjuang mendapatkan air, akses tersebut memiliki arti yang besar.
“Alhamdulillah, sekarang kami dan warga yang lainnya sudah lebih mudah untuk mendapatkan air bersih. Terima kasih kepada Rumah Zakat yang sudah membantu kami, warga Kampung Cibuntu. Semoga kebaikan ini dibalas dengan keberkahan,” ungkap Bapak Ateng, salah seorang warga Kampung Cibuntu.
Air yang mengalir hari ini bukan hanya memenuhi kebutuhan dasar. Kehadirannya juga menghemat waktu dan tenaga warga.

1 hour ago
5
















































