Sebanyak 41 Warga Prasejahtera Batang Diterima Kerja di Industri Jahit Sepatu

3 hours ago 5

Pelatihan Operator Jahit Sepatu yang berlangsung pada 3–8 November 2025.

REPUBLIKA.CO.ID, BATANG— Sebanyak 41 warga dari keluarga prasejahtera berhasil menembus dunia kerja setelah mengikuti Program Paradaya Movement yang digelar Rumah Amal Salman bersama Ruang Amal Indonesia di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Dari total 50 peserta, sebanyak 82 persen telah diterima bekerja di perusahaan manufaktur di bidang jahit sepatu yang beroperasi di kawasan industri Batang.

Program ini dilakukan melalui rangkaian Pelatihan Operator Jahit Sepatu yang berlangsung pada 3–8 November 2025 dengan materi keterampilan teknis, pembentukan karakter, hingga budaya kerja industri.

Sebagian peserta diterima melalui proses rekrutmen di PT Nantong Nuan Jian Indonesia, sedangkan peserta lainnya menjalani On the Job Training (OJT) di PT Wide Hero yang berada di KEK Industropolis Batang.

Program tersebut menyasar warga dari keluarga penerima manfaat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pelatihan maupun kesempatan kerja.

Menurut Ketua LPK Bina Karya sebagai mitra pelatih, pendekatan itu diharapkan mampu mempertemukan kebutuhan industri akan tenaga kerja dengan masyarakat yang membutuhkan pekerjaan tetap.

Salah seorang penerima manfaat, Rizki Indriani, menjadi potret nyata keberhasilan program ini. Sebagai lulusan SMP yang menetap di Batang bersama keluarga besarnya, Rizki sebelumnya harus menghadapi realita ekonomi yang menantang.

Orang tuanya bekerja sebagai buruh ternak bebek, sementara suaminya berjuang sebagai kurir paket.

Sempat diliputi rasa ragu karena latar belakang pendidikannya, dorongan kuat untuk membantu orang tua dan masa depan anaknya yang masih PAUD membulatkan tekad Rizki untuk mengikuti pelatihan vokasi jahit sepatu dari dasar.

Setelah tekun mengikuti pelatihan dan menuntaskan masa OJT selama satu bulan penuh, pada Januari 2026 Rizki resmi diterima sebagai karyawan operator produksi di PT Wide Hero Toy Indonesia.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |