Semarak HUT ke-81 RI, 200 Gapura dan 4.800 Kapal Nelayan Dicat Merah Putih

6 hours ago 4
Semarak HUT ke-81 RI, 200 Gapura dan 4.800 Kapal Nelayan Dicat Merah Putih Ilustrasi(Dok istimewa )

MENGECAT ulang gapura, fasilitas publik, hingga kapal nelayan dengan warna merah dan putih menjadi salah satu tradisi yang kerap dilakukan masyarakat menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia. Selain memperkuat suasana perayaan, warna Merah Putih juga menjadi simbol kebanggaan dan semangat kebersamaan yang hadir di berbagai ruang kehidupan masyarakat. Semarak tersebut kembali terlihat menjelang Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Di tengah berbagai kegiatan masyarakat menyambut HUT ke-81 RI, pengecatan dengan warna Merah Putih juga dilakukan di sejumlah ruang publik dan kawasan pesisir. Salah satunya melalui Program CSR Merah Putih yang digelar Nippon Paint.

Tahun ini, program tersebut mencakup pengecatan 200 gapura ikonis di berbagai daerah dan 4.800 kapal nelayan. Salah satu gapura yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut adalah Lawang Suryakancana di Kota Bogor, Jawa Barat. Gapura ini dipilih sebagai salah satu ikon yang merepresentasikan pelaksanaan Program Gapura Ikonis Merah Putih secara nasional. 

Lawang Suryakancana merupakan salah satu ikon Kota Bogor yang menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus pintu masuk kawasan Suryakancana, yang dikenal sebagai salah satu kawasan kuliner legendaris di kota tersebut Untuk mendukung pengecatan Lawang Suryakancana dan gapura ikonis di wilayah lainnya, digunakan Weatherbond Max dengan warna Merah Merdeka 1945 dan Brilliant White 1001. Kedua warna tersebut telah disesuaikan dengan standar internasional Pantone untuk warna Bendera Indonesia.

Selain menghadirkan nuansa Merah Putih, penggunaan material tersebut juga memberikan perlindungan terhadap paparan cuaca dan ketahanan warna yang lebih lama. Weatherbond Max sebelumnya juga telah digunakan pada sejumlah landmark Kota Bogor, di antaranya Lawang Salapan dan Jembatan Otista.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengapresiasi kolaborasi dalam penataan Lawang Suryakancana. Menurut dia, dukungan terhadap perawatan dan beautifikasi ruang publik dapat mendorong kepedulian bersama untuk menjaga ikon kota serta warisan budaya.

“Lawang Suryakancana merupakan salah satu ikon Kota Bogor yang menjadi kebanggaan masyarakat. Semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut dan semakin mendorong kepedulian bersama untuk menjaga warisan budaya serta ruang publik Kota Bogor,” ujar Dedie.

Semangat Merah Putih juga dibawa ke kawasan pesisir melalui pengecatan kapal nelayan. Dari 4.800 kapal yang menjadi bagian dari program tahun ini, salah satunya dilakukan bersama Paguyuban Nelayan Putra Sang Fajar di Cilacap, Jawa Tengah, yang merupakan salah satu sentra perikanan nasional.

Selain memberikan tampilan yang lebih baik, pengecatan kapal juga ditujukan untuk membantu menjaga kondisi armada dari paparan lingkungan laut. Dalam kegiatan tersebut digunakan Bee Brand 1000 dan Nippon Copper Paint Anti-Fouling. Kedua material tersebut memberikan perlindungan pada kapal dari paparan cuaca, teritip, serta organisme laut. Dengan perawatan tersebut, kapal diharapkan tetap terjaga dan siap mendukung aktivitas melaut para nelayan.

Program CSR Merah Putih telah dijalankan Nippon Paint Indonesia sejak 2016. Tahun ini menandai satu dekade pelaksanaan program yang menjadi bagian dari inisiatif CSR Colouring Lives. Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat di berbagai wilayah.

General Manager (TU Division) Nippon Paint Indonesia Mark Liew mengatakan, program tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung semangat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak.

"Kami berharap program ini dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap ruang publik, memperkuat semangat gotong royong, serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut menjaga lingkungan di sekitarnya,” ujar Mark Liew.

Memasuki satu dekade pelaksanaan, Program CSR Merah Putih terus diarahkan untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Cakupannya tidak hanya menyentuh ruang publik melalui pengecatan gapura ikonis, tetapi juga masyarakat pesisir melalui perawatan kapal nelayan.

“Mari bersama-sama menjaga kebersihan dan keindahan ruang publik agar tetap menjadi kebanggaan kita bersama,” tutup Mark Liew.(E-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |