Taman Brightspot 2026 Kembali Hadir

17 hours ago 7

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Festival kuliner, musik, dan gaya hidup, Taman Brightspot 2026, kembali digelar di Urban Forest Cipete, Jakarta Selatan. Acara yang berlangsung selama dua akhir pekan, yakni 31 Juli–2 Agustus dan 7–9 Agustus 2026, menghadirkan lebih dari 120 tenant terkurasi yang memadukan kuliner, jenama gaya hidup, hingga komunitas kreatif dalam satu ruang terbuka.

Pendiri Brightspot dan Future10, Anton Wirjono, mengatakan Taman Brightspot tidak sekadar menjadi ajang bazar, melainkan ruang publik yang mempertemukan masyarakat dengan berbagai komunitas dan pelaku ekonomi kreatif. "Taman Brightspot terus hadir karena kami terus mendengar dari komunitas, dari pengunjung, dan dari kota yang terus berubah. Ruang publik yang baik adalah ruang yang membuat setiap orang merasa diterima dan pulang membawa koneksi serta inspirasi," kata Anton saat pembukaan Taman Brightspot 2026 di Urban Forest Cipete, Jumat (31/7/2026).

Menurut Anton, penyelenggaraan tahun lalu berhasil menarik sekitar 85 ribu pengunjung. Tahun ini, ia berharap jumlah tersebut dapat terlampaui seiring meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap festival berbasis komunitas.

Ia menilai perkembangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di sektor makanan dan minuman, semakin menggembirakan. Menjamurnya berbagai bazar dinilai menunjukkan kualitas produk lokal yang kini mampu bersaing dengan produk luar negeri.

"Saya senang melihat UMKM berkembang pesat. Sekarang banyak bazar bermunculan dan kualitas produknya sudah tidak kalah dengan produk luar negeri," ujarnya.

Anton mengatakan Brightspot juga menjadi ruang lahirnya sejumlah merek lokal yang kemudian berkembang pesat. Beberapa di antaranya berhasil membuka gerai di pusat perbelanjaan hingga memiliki banyak cabang.

"Kami senang kalau dari Brightspot muncul brand yang kemudian buka di mal atau berkembang menjadi bisnis yang lebih besar. Ada juga yang bisa viral seperti Pitch+," katanya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia melakukan seleksi ketat terhadap tenant. Dari sekitar 500 pendaftar di kategori makanan, hanya sekitar 90 tenant yang lolos kurasi.

"Kami memilih makanan yang memang cocok dinikmati di ruang terbuka karena tema tahun ini adalah piknik," ujar Anton.

Sekitar 40 persen tenant yang hadir merupakan peserta baru di Brightspot. Selain menawarkan ragam kuliner, festival ini juga menghadirkan berbagai produk gaya hidup, aktivitas komunitas, dan pertunjukan musik dari musisi seperti Pure Saturday, Andien, Batavia Collective, Aziz Hendra, serta sejumlah penampil lainnya.

Co-Founder BrightspotMRKT Leonard Theosabrata, dikutip dari siaran pers, mengatakan ekosistem ekonomi kreatif hanya dapat tumbuh apabila keberagaman ide dan talenta memperoleh ruang untuk berkembang. "Melalui kurasi musik, seni, kuliner, dan aktivitas komunitas, kami ingin menghadirkan ruang yang terbuka bagi siapa pun untuk berkarya, berkolaborasi, dan memberikan dampak positif," katanya.

Penyelenggara memilih kembali Urban Forest Cipete sebagai lokasi acara karena dinilai menghadirkan ruang hijau yang mudah diakses masyarakat, termasuk melalui Stasiun MRT Cipete. Anton menganjurkan pengunjung yang ingin menyambangi Taman Brightspot datang menggunakan MRT ketimbang membawa kendaraan sendiri.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |