Jakarta, CNBC Indonesia - Kebakaran melanda Bandara Internasional Murtala Muhammed di Lagos, Nigeria, Senin sore waktu setempat. Akibatnya enam orang terlut dan semua penerbangan ditangguhkan sementara waktu.
Mengutip Otoritas Bandara Federal Nigeria (FAAN), kebakaran tampaknya bermula dari ruang server lantai pertama terminal 1. Hal ini membuat 14 orang terjebak di menara meski bisa diselamatkan dan dievakuasi oleh tim darurat.
"Tiga wanita dan tiga pria terluka," ujar FAAN, dikutip AFP, Selasa (24/2/2026).
"Semuanya dalam kondisi stabil... Bahwa satu orang sedang menjalani evaluasi medis lebih lanjut," tambahnya.
"Meskipun insiden tersebut sebagian besar terkendali, operasi pemantauan terus berlanjut."
Kobaran api dilaporkan merusak aula keberangkatan bandara, yang sedang direnovasi. Perbaikan sebagai bagian dari proyek skala besar yang diperkirakan menelan biaya 712 miliar naira (sekitar Rp 8,9 triliun).
Wilayah udara ditutup sementara sesuai dengan protokol keselamatan. Dikatakan bahwa Badan Manajemen Wilayah Udara Nigeria (NAMA) sedang berupaya membangun menara kontrol sementara untuk memulihkan operasi secepat mungkin.
Sementara itu, penerbangan Air France yang berangkat dari Paris ke Lagos sekitar pukul 15.00 waktu setempat kembali ke ibu kota Prancis. Belum ada pengumuman kapan penerbangan akan kembali dilanjutkan.
(sef/sef)
Addsource on Google

2 hours ago
1















































