Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam penggunaan energi, contohnya saat memasak.
Hal itu disampaikan Bahlil di tengah konflik Timur Tengah (Timteng) yang dipicu oleh perang Iran melawan serangan AS dan Israel. Perang tersebut mengganggu pasokan minyak dan membuat pasar energi global bergejolak.
Bahlil menyebutkan saat ini sekitar 70 persen kebutuhan LPG nasional masih dipenuhi melalui impor
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, Bahlil meminta masyarakat lebih bijak ketika menggunakan LPG saat masak.
"Kalau masak pakai LPG, kalau sudah masak, jangan boros," ujar Bahlil di Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (26/3), dalam rekaman suara yang diterima awak media dari Kementerian ESDM.
Bahlil mengingatkan dalam kondisi saat ini masyarakat perlu bersikap bijak dalam menggunakan energi.
"Kalau ini mampu kita lakukan bersama-sama, insyaallah energi kita ke depan akan semakin baik," ujarnya.
Ia juga meminta masyarakat bijak saat mengisi bahan bakar minyak (BBM). Ketua Umum Partai Golkar itu menegaskan masyarakat tidak perlu melakukan panic buying dan cukup membeli BBM sesuai kebutuhan harian.
Bahlil mencontohkan, jika kebutuhan harian hanya 30-40 liter, maka tidak perlu melakukan pembelian tambahan.
"Tidak usah ada rasa panic buying, tidak perlu ada. Jadi, pakailah dengan secukupnya," kata Bahlil.
Selain itu, ia juga menyoroti praktik pembelian BBM di SPBU untuk dijual kembali. Menurut dia, tindakan tersebut tidak sepatutnya dilakukan.
Ia turut menyinggung praktik penimbunan BBM. Bahlil meminta pelaku menghentikan tindakan tersebut.
"Kalau kita cinta negara kita, kalau kita cinta rakyat kita, janganlah kita melakukan hal-hal yang tidak sepatutnya untuk dilakukan. Cara-cara itu, saya mohon, sudahlah jangan kita lanjutkan," ujarnya.
(dhz/sfr)
Add
as a preferred source on Google

5 hours ago
4

















































