REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- BPJS Kesehatan berupaya meningkatkan semangat gotong royong untuk keberlanjutan program pemerintah tersebut. Hal ini diharapkan akan menguatkan pendanaan atau pengumpulan iuran BPJS.
Salah satu upaya itu dilakukan dengan menunjuk Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, menjadi Duta Kehormatan BPJS Kesehatan, Kamis (23/4/2026). Keberadaan figur publik itu sebagai duta itu diharapkan dapat meningkatkan semangat gotong royong para peserta BPJS Kesehatan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengatakan pihaknya memiliki komitmen untuk melaksanakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara berkelanjutan. Salah satu upaya membuat program itu bisa berjalan secara berkelanjutan adalah dengan melakukan penguatan pendanaan atau pengumpulan iuran.
"Dalam program JKN, kami mendasarkan pengumpulan iurannya dengan semangat gotong royong. Karena itu, dalam transformasi struktural dan kultural kami mengedepankan proses penguatan corporate identity badan dengan meningkatkan simbol-simbol gotong royong ini," kata dia di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Kamis (23/4/2026).
Ia menyatakan, saat ini peserta BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia telah mencapai 284 juta jiwa. Namun, belum seluruhnya merupakan peserta aktif. Dari total peserta itu, baru sekitar 79 persen yang merupakan peserta aktif. Karena itu, masih ada pekerjaan rumah untuk BPJS Kesehatan cakupan peserta aktif mencapai 100 persen.
Menurut Pujo, sapaan Prihati Pujowaskito, salah satu upaya untuk melakukan rekognisi mengenai program JKN adalah menunjuk Raffi Ahmad sebagai Duta Kehormatan BPJS Kesehatan yang pertama. Pasalnya, Raffi memiliki nama besar, khususnya di kalangan anak muda.
"Kami bersyukur berterima kasih Bapak berkenan dan Bapak Raffi Ahmad ini adalah Duta Kehormatan BPJS Kesehatan yang pertama. Jadi, sekali lagi karena tadi bagian dari rekognisi gotong royong, pesan penting nanti adalah bagaimana kita ke depan giat-giat untuk lebih meningkatkan semangat, melakukan gotong royong dalam rangka menjaga kesehatan sendiri dan kesehatan orang lain," kata dia.
Ia juga meminta bantuan Raffi untuk ikut menyosialisasikan pola hidup sehat di kalangan anak muda. Pasalnya, berdasarkan data BPJS Kesehatan, terdapat peningkatan kasus hipertensi dan diabetes di generasi muda Pak
"Sehingga nanti ada mohon bantuannya yang berikutnya adalah bagaimana kita memotivasi generasi muda ini untuk dan seluruh rakyat pastinya menjaga kesehatan untuk preventif promotif, sehingga kasus-kasus pada hipertensi dan diabetes tidak terus meningkat dengan pesat," kata dia.
Sementara itu, Raffi mengaku berterima kasih karena telah dipercaya menjadi Duta Kehormatan BPJS Kesehatan. Menurut dia, penunjukan itu akan menjadi tugas baginya untuk menularkan gaya hidup sehat di kalangan generasi muda.
"Hari ini saya diberikan Duta Kehormatan, saya ucapkan terima kasih. Ini merupakan tugas yang mulia buat saya karena saya ingin selalu menularkan 'sehat' itu kepada generasi muda," kata dia.
Ia menilai, kesehatan merupakan hal yang harus dijaga sejak muda. Karena itu, ia akan mengajak generasi muda untuk mulai melakukan kegiatan agar tetap sehat.
"Hidup sehat itu harus dimulai dari muda, jangan nanti setelah sakit," kata dia.
Raffi menambahkan, pihaknya akan berupaya melakukan sosialisasi program BPJS Kesehatan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Apalagi, Presiden Prabowo Subianto memiliki perhatian terhadap kesehatan masyarakat.
"Apalagi yang tadi disampaikan oleh Pak Dirut yaitu semangat gotong royong. Dengan gotong royong, semua tertolong. Di mana dalam program JKN ini ya semuanya saling bantu, saling tolong-menolong," kata dia.

1 hour ago
2

















































