UBSI Terapkan Smart-Mushroom House IoT di Desa Argapura Bogor

8 hours ago 7

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Tim dosen dan mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menerapkan inovasi Smart-Mushroom House berbasis Internet of Things (IoT) di Desa Argapura, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Keberlangsungan program Teknologi Tepat Guna (TTG) tersebut ditinjau langsung melalui kegiatan monitoring dan evaluasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UBSI pada Kamis (6/8/2026) lalu.

Program pengabdian masyarakat ini memanfaatkan limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) yang diolah menggunakan mesin shredder sebagai media tanam mandiri jamur tiram.

Selain pemanfaatan limbah, teknologi berbasis IoT diterapkan untuk mengontrol dan mengotomatisasi mikroiklim kumbung, khususnya suhu dan kelembapan secara presisi.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Dr Taufik Baidawi menjelaskan, sistem otomasi dan antarmuka pemantauan berbasis web telah siap beroperasi. Untuk mengoptimalkan kelembapan, tim mendatangkan penyempurnaan berupa booster pump pada sistem pengairan kabut.

"Dengan menambahkan booster pump, penyebaran uap air dapat terdistribusi secara halus dan merata ke seluruh rak media tanam," ujar Dr Taufik saat pemaparan di lokasi mitra, Sabtu (15/8/2026).

Ia menambahkan, area kumbung, kini juga telah dilengkapi jaringan Wi-Fi agar para petani bisa memantau kondisi fisik serta parameter lingkungan kumbung dari jarak jauh secara real-time melalui ponsel pintar.

Sementara itu, penerapan alih teknologi ini mendapat sambutan positif dari Kelompok Tani Barokah Harapan Kita. Ketua Kelompok Tani Barokah Harapan Kita, Jamian menilai integrasi teknologi IoT dan pemanfaatan limbah sawit merupakan langkah maju bagi kelompok taninya.

"Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi inovasi dari tim UBSI. Kami berkomitmen penuh untuk mengoperasikan, merawat, dan melanjutkan program ini agar memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi seluruh anggota," kata Jamian.

Setelah penyempurnaan instalasi selesai, program hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) ini akan dilanjutkan ke tahap penanaman perdana (inokulasi) bibit jamur tiram.

UBSI yang terkenal sebagai Kampus Digital Kreatif juga menyiapkan pelatihan teknis operasional dan perawatan alat agar masyarakat lokal mampu mengelola ekosistem pertanian digital ini secara mandiri.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |